Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Hendra Gunawan
JAKARTA. Perusahaan properti yang tergabung dalam Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (REI) ikut berpartisipasi dalam program sejuta rumah yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo. Pada acara pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) REI 2015, Eddy Hussy Ketua Umum REI mengaku, REI telah membangun 138.121 unit rumah di seluruh Indonesia untuk mendukung program tersebut.
"Namun di luar angka tersebut, masih banyak yang dalam proses pembangunan," kata Eddy, dari rilis yang diterima KONTAN, Rabu (2/12).
Artinya, pengembang yang tergabung dalam REI ini berkontribusi 21,99% terhadap realisasi pembangunan program sejuta rumah yang baru mencapai 627.895 unit per November 2015 atau berkontribusi 13,81% terhadap rencana pembangunan satu juta rumah.
Informasi saja, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat, realisasi program sejuta rumah masih jauh dari target karena kemampuan realisasi pembangunan rumah hanya 400.000 unit per tahun. Artinya, Kementerian PUPR bersama dengan para pengembang harus membangun sekitar 400.000 unit rumah di tahun mendatang untuk mencapai target.
Terkait, hunian berimbang, REI mengusulkan agar defenisi Rumah Sederhana, Rumah Menengah dan Rumah Mewah dalam ketentuan hunian berimbang mengacu kepada luasan tanah bangunan. Lanjut Eddy, melalui penyelenggaraan Rakernas 2015, REI menyatakan komitmen untuk tetap bersama-sama dengan Pemerintah dalam merumahkan rakyat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News