Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Michael Bambang Hartono dengan nama Oei Hwie Siang meninggal di usia 86 tahun pada 19 Maret 2026. Ia adalah pemilik perusahaan rokok, Djarum. Menurut data Forbes, Michael Hartono memiliki kekayaan US$ 17,5 miliar setara dengan Rp 297,5 triliun.
Kekayaan Michael Hartono sebagian besar berasal dari investasi di PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Keluarga Hartono membeli saham di BCA setelah keluarga kaya lainnya, keluarga Salim, kehilangan kendali atas bank tersebut selama krisis ekonomi Asia 1997-1998.
Kepemilikan sahamnya di BBCA melalui perusahaan holding bernama Farindo Holding Ltd bersama adiknya Robert Budi Hartono. Farindo ini menguasai 51% saham BBCA.
Baca Juga: Bambang Hartono, Pemilik Djarum Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun
Michael berdasarkan data Forbes menjadi orang terkaya nomor 158 di seluruh dunia. Pria asal Kudus Indonesia ini saat ini memiliki empat orang anak. Mereka adalah Roberto Setiabudi Hartono, Vanessa Ratnasari Hartono, Stefanus Wijaya Hartono, dan Tessa Natalia Hartono.
Saat ini Roberto Setiabudi Hartono terlibat dalam bisnis PT Hartono Istana Teknologi (Polytron). Tessa Natalia menjadi CEO dan Advisor di Grand Indonesia. Sementara Stefanus Wijaya dan Vanessa pemilik dari Sarana Menara Nusantara, bagian dari Djarum.
Selain sukses menjadi pebisnis. Michael Hartono juga dikenal sebagai atlet Bridge. Pada tahun 2018, dia menjadi atlet tertua dari kontingen Indonesia dan berhasil meraih medali perunggu. Ia juga mendapat bonus dari Presiden Joko Widodo tabungan BRI. Bonus tersebut kemudian disumbangkan kepada federasi olahraga Bridge di Indonesia, Gabungan Seluruh Indonesia untuk biaya pengembangan atlet.
Sosok Michael Bambang Hartono juga dikenal sederhana. Juru Bicara PT Djarum Budi Darmawan bilang, Michael Bambang Hartono akan dimakamkan di Jawa Tengah. "Rencana akan dimakamkan di jawa tengah. Menunggu info dari keluarga,” jelas Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













