kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Dirjen Kemperin: Bukan LCGC, macet karena motor


Selasa, 17 September 2013 / 19:39 WIB
Dirjen Kemperin: Bukan LCGC, macet karena motor
ILUSTRASI. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata memberikan sejumlah rekomendasi tempat wisata di Jabodetabek. Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.


Reporter: Emma Ratna Fury |

JAKARTA. Pemerintah menolak tudingan bahwa mobil jenis Low Cost Green Car (LCGC) memicu kemacetan jalan di beberapa kota termasuk Jakarta.

"Produksi LCGC hanya 3% dari produksi mobil nasional yang berkisar 1 juta unit mobil pada tahun ini," kata Budi Darmadi, Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kemperin di JI Expo Kemayoran Jakarta (17/9).

Ia menuding, biang keladi kemacetan bukanlah dari mobil LCGC tetapi ada dari faktor yang lain seperti membludaknya kendaraan bermotor, dan infrastruktur yang kurang memadai di Jakarta.

Apabila penjualan LCGC meledak di 2014, dapat diperkirakan akan berkontribusi sebesar 8% dari total produksi nasional. Porsi besarnya, yakni 92% masih dikuasai oleh produksi mobil jenis lain yang sudah eksis lebih dulu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×