kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Dirjen Kemperin: Bukan LCGC, macet karena motor


Selasa, 17 September 2013 / 19:39 WIB
ILUSTRASI. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata memberikan sejumlah rekomendasi tempat wisata di Jabodetabek. Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.


Reporter: Emma Ratna Fury |

JAKARTA. Pemerintah menolak tudingan bahwa mobil jenis Low Cost Green Car (LCGC) memicu kemacetan jalan di beberapa kota termasuk Jakarta.

"Produksi LCGC hanya 3% dari produksi mobil nasional yang berkisar 1 juta unit mobil pada tahun ini," kata Budi Darmadi, Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kemperin di JI Expo Kemayoran Jakarta (17/9).

Ia menuding, biang keladi kemacetan bukanlah dari mobil LCGC tetapi ada dari faktor yang lain seperti membludaknya kendaraan bermotor, dan infrastruktur yang kurang memadai di Jakarta.

Apabila penjualan LCGC meledak di 2014, dapat diperkirakan akan berkontribusi sebesar 8% dari total produksi nasional. Porsi besarnya, yakni 92% masih dikuasai oleh produksi mobil jenis lain yang sudah eksis lebih dulu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×