kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

DKP Temukan Cara Mengatasi Virus Udang


Selasa, 26 Mei 2009 / 16:52 WIB


Reporter: Epung Saepudin | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA: Sebuah kabar baik menghampiri industri udang. Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) mengatakan, mereka telah menemukan cara dalam menangani virus udang.

DKP memastikan, beberapa jenis virus yang menyerang tambak, antara lain White Spot Syndrome Virus, Taura Syndrome Virus dan Infectious Myo Necrosis Virus. "Tapi sekarang sudah jauh berkurang. Virus mampu ditangani. Produksi yang menurun sudah semakin berkurang," kata Made L Nurdjana Direktur Perikanan Budidaya Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) kepada KONTAN, Selasa (26/5).

Made menambahkan, semua sentra udang yang beberapa waktu lalu terserang virus kini sudah kembali berproduksi. "Dari laporan lapangan, hampir semua sentra produksi udang sudah membaik kondisinya," ujar Made.

Beberapa langkah DKP untuk menangkal virus itu antara lain, mengganti air dan mengganti dengan bibit udang lokal. Menurutnya, faktor yang juga cukup berpengaruh adalah cuaca. " Ketika cuaca kurang baik, virus mudah berkembang. Selain itu, virus hanya menyerang udang impor,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×