kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.504.000   16.000   0,64%
  • USD/IDR 16.748   41,00   0,25%
  • IDX 8.734   87,45   1,01%
  • KOMPAS100 1.202   8,90   0,75%
  • LQ45 850   3,85   0,45%
  • ISSI 314   5,35   1,73%
  • IDX30 439   1,32   0,30%
  • IDXHIDIV20 511   1,22   0,24%
  • IDX80 134   1,02   0,77%
  • IDXV30 140   0,67   0,48%
  • IDXQ30 141   0,36   0,26%

Dongkrak kinerja 2016, Pertamina geber ekspansi


Senin, 21 Desember 2015 / 19:33 WIB
Dongkrak kinerja 2016, Pertamina geber ekspansi


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. PT Pertamina (Persero) berencana meningkatkan investasi di tahun depan menjadi sebesar US$ 5,31 miliar atau naik 20,7% dibandingkan dengan tahun 2015.

Ini untuk memacu kinerja baik dari hulu hingga hilir.

Rencananya dana tersebut untuk bisnis hulu sebesar 72%, bisnis gas 6,9%, bisnis pengolahan 6,7%,bkegiatan pemasaran dan niaga 9,7%, serta sekitar 4,7% untuk bisnis hilir dan anak perusahaan lainnya.

Dengan belanja modal tersebut, bisnis hulu Pertamina tahun depan ditargetkan mampu meningkatkan produksi 10% dari tahun ini atau mencapai 327.000 barel per hari minyak dan 1.926 MMSCFD gas bumi atau setara dengan 659.000 barel setara minyak per hari (BOEPD).

Sementara kontribusi terhadap laba usaha hanya mencapai 30% mengingat masih akan tertekannya harga minyak di tahun depan.

Selain itu, peningkatan produksi juga ditargetkan pada bisnis panas bumi yaitu menjadi 3.245 GWh atau naik 8% dari angka prognosa 2015.

Adapun pada bisnis hilir menjadi tumpuan baru Pertamina, di mana target pendapatan akan didukung oleh peningkatan yield valuable product yang bersumber dari unit kilang baru, RFCC Cilacap dan TPPI, serta peningkatan penjualan pada BBM retail non subsidi, termasuk Pertalite yang mulai diluncurkan pada 24 Juli 2015.

Ekspektasi positif juga dapat diperoleh dari bisnis aviasi dan pelumas seiring dengan kuatnya posisi di pasar domestik, serta ekspansi pasar Internasional.

Bisnis gas perusahaan juga diperkirakan tumbuh signifikan seiring dengan kebijakan sinergi antar anak perusahaan Pertamina untuk memaksimalkan nilai tambah bisnis gas dari hulu, transportasi hingga kegiatan niaganya.

“Tahun depan, beberapa proyek infrastruktur gas Pertamina, seperti Pipa Semarang-Gresik, Porong-Grati, Belawan – KIM – KEK ditargetkan sudah tuntas dan onstream,"ujar Dwi Soetjipto pada keterangan pers Senin (21/12).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×