Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peningkatan penggunaan kecerdasan buatan (AI) mendorong perusahaan menyiapkan infrastruktur teknologi yang mampu mengelola pertumbuhan data. Sekaligus menjaga keamanan informasi, dan meningkatkan efisiensi operasional.
Dalam survei Synology, hampir 88% responden di Indonesia mengkhawatirkan inefisiensi penyimpanan akibat peningkatan volume data AI dan duplikasi data.
Sementara itu, hanya sekitar dua dari 10 perusahaan yang sangat yakin dapat memulihkan operasional dengan cepat setelah serangan ransomware sekaligus menjaga keamanan data cadangan.
Country Manager Synology Indonesia, Clara Hsu mengatakan, penerapan AI perlu ditopang infrastruktur yang mampu mengimbangi pertumbuhan data, sistem perlindungan yang andal, serta teknologi yang meningkatkan produktivitas.
Ke depan, Synology turut mengembangkan teknologi scale-out storage agar kapasitas dan performa dapat ditingkatkan secara fleksibel.
Di sisi keamanan siber, Synology mengandalkan ActiveProtect sebagai perangkat khusus untuk memusatkan pengelolaan backup dan memisahkan sistem pemulihan dari infrastruktur produksi. Platform ini mendukung perlindungan data yang tidak dapat diubah(immutable backup) dan isolasi data.
Baca Juga: Distribusi dan Produksi Energi Diperkuat
Sales Manager Synology, Joshua Nathanael mengatakan, perusahaan perlu memastikan data cadangan tetap terlindungi dan dapat dipulihkan ketika terjadi serangan. Maka, strategi backup perlu dilengkapi pemisahan sistem, perlindungan data, serta pengujian pemulihan secara berkala.
Synology juga mengembangkan fitur AI untuk mendukung produktivitas dan kolaborasi kerja. Melalui Synology Office Suite, AI dapat membantu penyuntingan dokumen, pembuatan presentasi, dan pencarian formula spreadsheet. Fitur tersebut terintegrasi dengan Synology ChatPlus dan Meet.
Clara mengatakan, kesiapan infrastruktur menjadi faktor penting agar perusahaan dapat memanfaatkan AI tanpa mengabaikan keamanan dan keberlangsungan operasional.
“Ketika perusahaan memiliki infrastruktur yang dapat diandalkan, mampu memulihkan operasional saat terjadi gangguan, dan memanfaatkan AI tanpa kehilangan kendali atas data, teknologi dapat menjadi fondasi yang lebih kuat bagi pertumbuhan bisnis jangka panjang,” ujar Clara, dalam keterangannya, Senin (19/10).
Melalui pengembangan solusi penyimpanan, backup, produktivitas, dan pengawasan, Synology membidik kebutuhan perusahaan untuk membangun infrastruktur teknologi yang lebih efisien dan tangguh di tengah perkembangan AI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














