kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Filipina cabut safeguard kaca lembaran


Rabu, 16 November 2011 / 08:50 WIB
ILUSTRASI. Warga mengantre untuk mengikuti rapid tes antigen di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (22/12/2020).


Reporter: Handoyo | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Setelah 10 tahun mengenakan safeguard atas kaca lembaran Indonesia, akhirnya Pemerintah Filipina mencabut kebijakan itu, bulan ini.

Direktur Pengamanan Perdagangan Kementerian Perdagangan (Kemdag), Ernawati mengatakan, Filipina pertama kali mengenakan safeguard bagi kaca Indonesia pada tahun 2003.

Saat itu, lebaran kaca Indonesia dikenakan bea masuk 2,06%-333% dari nilai ekspor. "Itu merugikan," kata Erna. Safeguard ini diajukan oleh Asahi Glass Philipines Inc (AGP). Produsen yang terkena dampak safeguard yakni PT Abdi Rakyat, PT Tunggal Majusari, PT Tensindo, PT Tossa Shakti, PT Bali Permai, dan PT Alam Kaca Prabawa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×