kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Gandeng APPSI, Bukalapak kembangkan UKM di 34 provinsi


Senin, 08 Oktober 2018 / 13:52 WIB
Gandeng APPSI, Bukalapak kembangkan UKM di 34 provinsi
ILUSTRASI. Gandeng APPSI, Bukalapak Kembangkan UKM di 34 Provinsi


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bukalapak menyambut baik dan mendukung kegiatan rangkaian Ekspedisi Jalur Darat 34 Gubernur di Indonesia yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI). 

Bukalapak ingin berkolaborasi bersama jajaran pemerintah di 34 provinsi di seluruh Indonesia untuk mewujudkan komitmen dalam mendorong pertumbuhan UKM di seluruh Indonesia.

Fajrin Rasyid, Co-Founder and President Bukalapak, mengatakan Bukalapak dengan semangat kolaborasi dan gotong royong ingin terus berkontribusi untuk Indonesia dalam pemerataan ekonomi masyarakat. 

Bukalapak mendukung kegiatan Ekspedisi Jalur Darat 34 Gubernur di Indonesia ini karena memiliki cita-cita yang sama dengan kami yaitu untuk menaik kelaskan UKM di seluruh Indonesia. "Bukalapak bersama APPSI melangkah bersama mengeksplorasi keunggulan setiap provinsi untuk membangun Indonesia menjadi lebih maju," ujarnya dalam siaran pers, Senin (8/10).

Saat ini sebanyak lebih dari 4 juta UKM telah bergabung di Bukalapak, ditambah dengan jumlah pengguna yang mencapai 50 juta di seluruh Indonesia. Bukalapak juga besar oleh komunitas pelapak yang tersebar di lebih dari 100 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Bukalapak melihat pemerintah telah secara konsisten melakukan pembangunan infrastruktur untuk mendukung optimalisasi teknologi digital dan penerapan roadmap ekonomi digital di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×