kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.981   22,00   0,12%
  • IDX 5.967   64,45   1,09%
  • KOMPAS100 789   6,77   0,87%
  • LQ45 597   7,39   1,25%
  • ISSI 204   1,90   0,94%
  • IDX30 340   4,55   1,36%
  • IDXHIDIV20 420   6,71   1,62%
  • IDX80 89   0,96   1,09%
  • IDXV30 113   1,72   1,55%
  • IDXQ30 109   1,81   1,68%

Gandeng Kemendiknas, Kemenprin Bakal Bangun 9 SMK


Rabu, 09 Juni 2010 / 14:18 WIB


Reporter: Herlina KD |

JAKARTA. Untuk mengantisipasi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) yang terampil di berbagai sektor industri, Kementerian Perindustrian akan mengembangkan sekolah menengah kejuruan (SMK) di lingkungan kementerian perindustrian.

Pengembangan ini dilakukan untuk mendukung pertumbuhan industri di Indonesia terutama di bidang penyediaan tenaga kerja. Saat ini di kementerian perindustrian telah memiliki 9 SMK yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan hingga tahun 2014 nanti, Kementerian Perindustrian akan menambah jumlah sekolah ini menjadi dua kali lipatnya. Kementerian perindustrian bakal berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Nasional untuk pengembangan kurikulumnya. Untuk itu, hari ini Kemenprin melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Pendidikan Nasional untuk pembinaan SMK.

Penambahan jumlah SMK yang memiliki kurikulum spesifik ini juga dilakukan untuk mendukung upaya penyebaran industri dari Pulau Jawa ke luar pulau Jawa. Hidayat mengatakan sampai saat ini sekitar 75% sektor industri terpusat di wilayah Pulau Jawa.

"Targetnya dalam 2 - 3 tahun ke depan porsi industri di Jawa tinggal 60%, jelas Hidayat. Sehingga harus didukung dengan penyebaran SDM yang memiliki ketrampilan di bidang industri.

Hidayat bilang selain untuk melakukan adaptasi kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri, kerjasama ini juga dilakukan agar lulusan SMK bisa langsung diserap oleh industri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×