kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.577   24,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Garap segmen pariwisata, program jalan-jalan Blue Bird diminati


Senin, 26 Maret 2018 / 15:44 WIB
Kerjasama Kemenpar dengan Blue Bird


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dua tahun terakhir, PT Blue Bird Tbk (BIRD) mulai mengembangkan segmen pariwisata. Program Big Bird Jalan-Jalan menjadi salah satu andalan perusahaan untuk bisa menyasar segmen pengunjung di luar segmen taksi.

Amelia Nasution, Marketing Director BIRD mengatakan program tersebut cukup diminati masyarakat. Perusahaan saat ini memiliki lebih dari 2.000 armada bus untuk memenuhi permintaan di sektor pariwisata.

"Program (Big Bird) Jalan-Jalan itu demand-nya cukup baik, 2.000 bus itu aktif untuk serve kebutuhan pariwisata," ujar Amelia di Jakarta, Senin (26/3).

Saat ini Blue Bird menawarkan paket wisata ke beberapa daerah Jakarta, Bandung, Cirebon hingga Yogyakarta. 

Kendati kontribusinya masih kecil, namun segmen ini terus berkembang walaupun tidak sebesar segmen taksi yang masih jadi kontributor utama. "Perkembangan masih ada, demand cukup bagus," lanjut Amelia.

Selain itu, utilisasi bus milik BIRD juga digunakan untuk shuttle airport melalui JA Connexion dan JET yang melayani lima rute dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta. Yang jelas, segmen bus masih memiliki peluang bertumbuh cukup baik ke depannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×