kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Gojek datangkan 5 juta masker dari Tiongkok untuk mitra driver


Rabu, 01 April 2020 / 11:42 WIB
Gojek datangkan 5 juta masker dari Tiongkok untuk mitra driver
Gojek datangkan 5 juta masker untuk mitra pengemudi


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Aplikasi Karya Anak Bangsa atawa Gojek mengimpor sebanyak 5 juta disposal masker dari Tiongkok yang akan dibagikan kepada seluruh mitra driver-nya. Hal ini sebagai upaya super apps tersebut untuk melindungi pengemudinya dari ancaman wabah Covid-19.

Garibaldi Thohir, Komisaris Utama Gojek menjelaskan proses importase masker yang dilakukannya tidak mudah. Butuh tiga minggu proses sampai akhirnya barang tersebut sampai di Indonesia pada hari ini. Ia bersama tim manajemen berpacu dengan waktu untuk bisa melindungi kesehatan dan keselamatan mitra driver.

Baca Juga: Begini cara Gojek bantu mitra pengemudi di tengah wabah Covid-19

"Prosesnya tidak mudah dan kami harus charter khusus dua pesawat Airbus A330, ini memang harus dilakukan. Alhamdulillah dapat support dari BNPB, Kemenkes, Bea Cukai, Garuda Indonesia, Angkasa Pura dan pihak lainnya," ujarnya di Jakarta, Rabu (1/4)

Ia tak menjelaskan berapa dana yang dibutuhkan untuk memboyong masker dari Tiongkok tersebut. Yang jelas, saat ini pihaknya fokus untuk menjaga kesehatan mitra driver dan mendukung seluruh langkah pemerintah menanggulangi penyebaran wabah Covid-19.

Selain diperuntukkan bagi mitra driver, sebagian kecil juga akan diserahkan kepada pemerintah melalui BNPB untuk mendukung kebutuhan tenaga medis yang turun langsung menangani Covid-19.

Hans Patuwo, Chief Operations Officer Gojek menyebut pilihan mengimpor dari Tiongkok dilakukan agar pasokan masker dalam negeri tidak mengalami kelangkaan. Apalagi dalam beberapa bulan terakhir demand masker naik signifikan sehingga mulai sulit ditemukan di pasaran.

Baca Juga: Penipuan gunakan akun dompet digital marak, begini langkah GoPay


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×