kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Harga Avtur Turun, AirAsia Berpeluang Tawarkan Tarif Lebih Kompetitif


Selasa, 23 Juni 2026 / 20:47 WIB
Harga Avtur Turun, AirAsia Berpeluang Tawarkan Tarif Lebih Kompetitif
ILUSTRASI. AirAsia (CMPP) menargetkan pemulihan kapasitas penuh Agustus 2026. Destinasi baru Busan hingga London siap dibuka (Dok/AirAsia)


Reporter: Leni Wandira | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten penerbangan AirAsia (CMPP) mempercepat pemulihan kapasitas penerbangan dan memperluas jaringan rute seiring tingginya permintaan perjalanan udara di kawasan Asia Tenggara. Maskapai berbiaya rendah ini menargetkan pemulihan kapasitas secara penuh pada Agustus 2026.

Grup AirAsia menyebut kondisi kawasan yang semakin stabil serta meningkatnya mobilitas masyarakat menjadi faktor pendorong pertumbuhan industri penerbangan dan pariwisata. Untuk menangkap peluang tersebut, perusahaan terus memperkuat jaringan penerbangan melalui pembukaan sejumlah rute baru.

Beberapa destinasi yang masuk dalam ekspansi jaringan antara lain Busan, Bahrain, London, Batam, serta sejumlah rute domestik lainnya. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas sekaligus mendukung sektor pariwisata dan perdagangan di kawasan Asean.

Baca Juga: Harga LNG Meroket, Industri dan Penyedia Energi Sama-Sama Terjepit

Group CEO AirAsia Bo Lingam mengatakan, perusahaan tetap fokus memperkuat fondasi operasional dan meningkatkan efisiensi untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.

"Kami tetap fokus memperkuat operasional, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat pemanfaatan teknologi berbasis AI dan data untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan efektif," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (23/6).

Selain memperluas jaringan, AirAsia juga memanfaatkan tren penurunan harga bahan bakar pesawat untuk kembali menawarkan tarif yang lebih kompetitif kepada pelanggan. 

Menurut perusahaan, kondisi tersebut membuka ruang untuk menjaga keterjangkauan harga tiket sekaligus mendorong pertumbuhan permintaan perjalanan udara.

Dalam dua kuartal terakhir, AirAsia juga memperkuat efisiensi operasional melalui optimalisasi jaringan dan pengelolaan armada. Sejak April 2026, tujuh maskapai dalam grup AirAsia mencatat rata-rata tingkat ketepatan waktu (on-time performance/OTP) sebesar 85% di lebih dari 150 destinasi.

Perseroan juga melanjutkan program modernisasi armada dengan menghadirkan pesawat Airbus A321LR yang diklaim mampu mengurangi konsumsi bahan bakar hingga 20% per kursi dibandingkan generasi sebelumnya.

Ke depan, AirAsia berencana mengoperasikan Airbus A220 untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat daya saing tarif. Menurut perusahaan, efisiensi armada menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis di tengah persaingan industri penerbangan yang semakin ketat.

Baca Juga: Pasokan Gas Industri Menyusut, Industri Khawatir Utilisasi Pabrik Keramik Turun

Bo menilai keterjangkauan tarif penerbangan akan menjadi faktor penting dalam menjaga momentum pemulihan sektor pariwisata di kawasan. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara maskapai, pengelola bandara, regulator, dan pelaku industri pariwisata untuk menjaga biaya perjalanan tetap kompetitif.

"Seiring meningkatnya permintaan perjalanan, kami ingin memastikan manfaat konektivitas udara tetap dapat diakses oleh semua kalangan," katanya.

AirAsia menilai sektor penerbangan dan pariwisata masih menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi di negara-negara Asean. Dengan pemulihan kapasitas dan perluasan jaringan yang dilakukan saat ini, perusahaan berharap dapat menangkap pertumbuhan permintaan perjalanan sekaligus memperkuat konektivitas regional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×