kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Harga Bahan Baku Melonjak, Chitose International (CINT) Siapkan Strategi Ini!


Rabu, 22 April 2026 / 20:42 WIB
Harga Bahan Baku Melonjak, Chitose International (CINT) Siapkan Strategi Ini!
ILUSTRASI. strategi PT Chitose International Tbk (CINT) saat harga bahan baku naik


Reporter: Vina Elvira | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - CIMAHI. Emiten furnitur, PT Chitose International Tbk (CINT) turut menghadapi tekanan akibat ketidakpastian geopolitik global yang turut mendorong kenaikan harga bahan baku. 

Direktur Chitose International Susanto mengungkapkan, dinamika geopolitik global berdampak pada fluktuasi harga bahan baku, khususnya material berbasis plastik yang mengalami kenaikan cukup tinggi. 

“Saat ini memang ada kenaikan pada material yang berkaitan dengan plastik, sebagian sudah naik mungkin di atas 45%,” ungkap Susanto, dalam agenda paparan publik, Rabu (22/4/2026). 

Namun demikian, Susanto mengakui bahwa situasi tersebut tidak berdampak terlalu besar ke bisnis Chitose International lantaran material plastik bukanlah satu-satunya komponen utama yang digunakan dalam proses produksi. Hal ini lantaran perusahaan memiliki variasi produk yang cukup beragam, termasuk penggunaan bahan baku kayu. 

Baca Juga: Jaecoo Resmikan Dealer ke-32 di Banjarbaru Kalimantan Selatan

“Sehingga ada pergeseran produksi dari bahan plastik ke kayu, dan ini cukup membantu dalam menjaga stabilitas produksi dan harga,” tuturnya. 

Di sisi lain, Manajemen melihat situasi ini sebagai peluang pertumbuhan baru. Perubahan rantai pasok global mendorong sejumlah pelanggan luar negeri untuk mencari alternatif pemasok.

Susanto menyebut, di tengah ketegangan yang terjadi, perusahaan berhasil mengamankan kontrak pesanan produk C-Pro ke pasar Jepang hampir satu tahun penuh. 

“Kami sudah ada order untuk C-Pro itu sudah dapat hampir setahun, punya produksi sampai akhir tahun. Sudah kita dapatkan. Karena mereka juga worry dengan perang ini,” kata dia. 

Meski begitu, sejumlah langkah mitigasi tetap disiapkan perusahaan. Salah satunya pengamanan pasokan bahan baku dengan melakukan pengadaan lebih awal, termasuk untuk material plastik.

Di sisi lain, peningkatan produktivitas dan efisiensi juga terus dilakukan, melalui modernisasi mesin dan otomasi proses produksi.

 

Manajemen juga memperkuat peran riset dan pengembangan (R&D), baik dari sisi desain maupun proses produksi. Inovasi ini difokuskan pada kebutuhan pasar yang semakin mengarah pada produk kustomisasi dan bernilai tambah tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×