kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Harga ikan turun, Rizal Ramli ingatkan Menteri KKP


Selasa, 03 Mei 2016 / 15:46 WIB


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Sejak menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti telah menenggelamkan ratusan kapal ilegal asing. Hal itu membuat pasokan ikan di dalam negeri meningkat tajam.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli memprotes kinerja Susi selama ini. Karena, saat perairan dan perikanan Indonesia bersih dari kapal ilegal asing, harga ikan menjadi anjlok akibat suplai berlebihan.

"Akibatnya harga ikan turun," ujar Rizal di gedung BPPT 1, Jakarta, Selasa (3/5/2016).

Rizal memberi contoh di Sibolga, tangkapan ikan awalnya 200 ton per hari. Sejak Menteri Susi melakukan pembasmian terhadap penangkapan ikan ilegal, pasokan bertambah 400 ton.

"‎Ikan banyak sekali sekarang di dalam negeri. Ikan segar di Jakarta juga biasanya jarang sekarang banyak sekali," ungkap Rizal.

Rizal pun meminta Menteri Susi meningkatkan kampanye agar masyarakat banyak mengkonsumsi ikan. Selain itu Rizal berharap pasokan ikan di dalam negeri banyak yang bisa diekspor agar tidak terlalu banyak suplai dan meningkatkan pendapatan dalam negara.

"Kampanye supaya orang Indonesia lebih banyak makan ikan, karena protein banyak dan nggak ada risiko kanker. Kedua, bagaimana ekspor ikan legal bisa ditingkatkan," papar Rizal. (Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×