kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.044   44,00   0,26%
  • IDX 7.095   -89,91   -1,25%
  • KOMPAS100 981   -12,12   -1,22%
  • LQ45 720   -7,16   -0,99%
  • ISSI 254   -3,24   -1,26%
  • IDX30 390   -3,04   -0,77%
  • IDXHIDIV20 485   -2,52   -0,52%
  • IDX80 111   -1,22   -1,09%
  • IDXV30 134   -0,39   -0,29%
  • IDXQ30 127   -0,90   -0,70%

Harga masih murah, PP Properti (PPRO) gencar bangun properti di pinggiran Jakarta


Kamis, 21 Maret 2019 / 15:30 WIB


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PP Properti Tbk (PPRO), anggota indeks Kompas100 ini, tengah gencar membangun properti di pinggiran ibu kota. Pasar properti di pinggiran Jakarta dinilai lebih menggairahkan karena harga yang masih terjangkau, diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan diminati banyak konsumen.

Direktur Keuangan PT PP Properti Tbk Indaryanto mengatakan, tren pasar properti umumnya didorong oleh empat faktor yakni demografi, kebijakan pemerintah, pengembangan infrastruktur, dan pertumbuhan properti komersial.

Selain itu, pertumbuhan ruang ritel, hotel dan perkantoran yang pesat di kawasan Bodetabek juga meningkatkan nilai jual proyek perumahan dan apartemen.

"Kontribusi kawasan ini terhadap ekonomi nasional merupakan terbesar kedua setelah DKI Jakarta, sehingga investasi properti di pinggiran Jakarta menjadi pilihan investasi properti yang sangat menjanjikan," ujar saat dihubungi kontan.co.id, kemarin.

Adapun properti di pinggiran Jakarta yang dimiliki PPRO berada di Depok dan Bekasi. Untuk Apartemen Evenciio yang berada di Depok sendiri pihaknya menyasar mahasiswa yang berkuliah di Universitas Indonesia dan Gunadarma.

Disebutkan bahwa untuk kelebihannya sendiri sebagai Apartemen Bebas Narkoba sehingga dengan begitu orang tua bisa nyaman saat anak-anak mereka tinggal di apartemen tersebut.

Sedangkan untuk apartemen yang berada di Grand Kumala Lagoon Bekasi disebutnya memiliki keunggulan one stop shopping. Hal tersebut lantaran sebagai kawasan superblok yang difasilitasi dengan berbagai area komersial.

Dengan harga unit Rp 18 juta per meter persegi, Indaryanto enggan menjabarkan kinerja penjualannya. Hanya saja, ia mengklaim penjualannya cukup baik.
Untuk ke depannya sendiri,  PPRO juga masih akan membidik daerah pinggiran Jakarta lainnya. "Di Cibubur dan Tangerang," pungkasnya.​

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×