kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Harga minyak mentah Juni dibawah US$ 100 per barel


Kamis, 05 Juli 2012 / 16:29 WIB
Harga minyak mentah Juni dibawah US$ 100 per barel
ILUSTRASI. Penutupan atap atau topping off gedung Data Center Indonesia Sukses Makmur.


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Harga rata-rata minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) bertengger di bawah US$ 100 per barel. Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), harga ICP bulan Juni tercatat senilai US$ 99,08 per barel.

Dirjen Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Evita Herawati Legowo mengatakan, harga ICP terus menunjukkan trend penurunan. Harga ICP pada Juni 2012 lebih rendah US$ 14,68 per barel dibandingkan harga ICP bulan Mei sebesar US$ 113,76 per barel. "Harga ICP turun mengikuti dengan harga minyak mentah utama di pasar internasional," ujar Evita, Kamis (5/7).

Meski pada bulan Juni ICP turun, lanjut Evita, pada awal Juli 2012 ini, ICP akan kembali naik. "Untuk bulan Juli sementara ini masih US$ 100,18 per barel," kata Evita. Dengan demikian, rata-rata harga ICP sepanjang enam bulan terakhir, yakni dari Februari sampai Juli mencapai US$ 114,66 per barel.

"Imbasnya, harga BBM (bahan bakar minyak) belum akan naik jika harga rata-rata ICP rata-rata masih US$ 114,66 per barel,” kata Evita.

Penurunan harga minyak mentah dunia disebabkan beberapa hal, yakni; kekhawatiran atas ancaman resesi global, proyeksi permintaan minyak mentah dunia, dan kuota produksi dari Organization of The Petroleum Exporting Countries (OPEC).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×