Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
JAKARTA. Pihak management PT Carrefour Indonesia masih terus melakukan mediasi dengan Serikat Pekerja Carrefour Indonesia (SPCI) terkait dengan aksi mogok kerja yang akan dilakukan pada 26 Agustus 2011 hingga 28 Agustus 2011. Pertemuan tersebut berlangsung dengan difasilitasi oleh Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
"Pertemuannya masih terus berlangsung. Hari ini akan ada keputusan sepakat untuk tidak sepakat atau sepakat untuk sepakat," ujar Satria Hamid Ahmadi, Head of Public Senior Manager Carrefour, Kamis (25/8).
Menurut Satria, pihak manajemen juga baru menerima surat dari SPCI Palembang yang menyebutkan bahwa, SPCI Palembang tidak akan ikut dalam aksi mogok kerja tersebut. Selain SPCI Palembang, masih ada beberapa SPCI lain yang juga menyatakan tidak akan ikut aksi demo mogok kerja tersebut. Sayang, Satria belum bisa memberitahukan SPCI daerah mana selain Palembang yang juga menolak aksi demo mogok kerja tersebut. Penolakan SPCI Palembang, kata Satria, menunjukkan bahwa tidak ada masalah yang terjadi antara pihak manajemen dan karyawan.
"Kami mengimbau kepada rekan serikat lain untuk tidak melakukan aksi demo," ujar Satria.
Konflik yang terjadi antara manajeman Carrefour dengan karyawan makin runcing. Berdasarkan info yang diterima oleh KONTAN, pada hari ini, Kamis (25/8) pihak SPCI akan melakukan aksi demo di depan kantor dinas tenaga kerja provinsi Tugu Tani. Dalam pesan singkat yang diterima oleh KONTAN, aksi demo tersebut akan dilakukan secara besar-besaran. Namun, pada kenyataannya, perwakilan SPCI yang hanya berjumlah 30 orang itu hanya bertemu dengan dinas tenaga kerja. Tidak ada aksi mogok kerja sesuai dengan ancaman pihak SPCI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News