kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Hari Konsumen Nasional ditetapkan 20 April


Selasa, 13 Desember 2011 / 16:49 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi. Daun binahong memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.


Reporter: Handoyo | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Pentingnya perlindungan konsumen membuat enam asosiasi pelaku usaha mendeklarasikan hari konsumen nasional yang jatuh tiap tanggal 20 April.

Acara yang difasilitasi oleh Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) ini bertujuan untuk membangun kesetaraan posisi dalam hubungan konsumen dengan pelaku usaha. Selain itu juga memperkuat tanggung jawab pelaku usaha dalam perlindungan konsumen, serta membangun transaksi konsumen dengan pelaku usaha yang berkeadilan.

Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi, mengatakan, perlindungan konsumen tidak dapat berjalan hanya dengan mengandalkan peran pemerintah dalam membentuk peraturan dan penegakan hukum melalui berbagai aktivitas pengawasan barang.

"Self regulation sebagai bentuk pengaturan sendiri oleh pelaku usaha dan ditetapkan bersama seyogianya dilandasi oleh iktikad baik untuk memajukan perlindungan konsumen di Indonesia," ujar Bayu dalam siaran pers yang diterima KONTAN hari ini (13/12).

Ke enam perwakilan pelaku usaha tersebut antara lain, Kamar dagang Indonesia (KADIN), Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), Asosiasi Kliring Interkoneksi Telekomunikasi (ASKITEL), Association of the Indonesian Tour and Travel Agency (ASITA), Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), dan Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI).

Menurut Kepala BPKN, Suarhatini Hadad, salah satu faktor yang menentukan baik bagi konsumen maupun pelaku usaha adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang memadai. "Mereka harus cerdas, kritis serta kesadaran bertindak baik untuk dirinya sendiri maupun lingkungan," ujar Suarhatini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×