kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Hingga Mei, INKA torehkan pendapatan Rp 405,32 miliar


Senin, 02 Juli 2018 / 21:08 WIB
ILUSTRASI. KUNKER MENTERI KE INKA


Reporter: | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Industri Kereta Api Indonesia (INKA) membidik pendapatan sebesar Rp 3,13 triliun. Nilai ini tumbuh 21,31% dibandingkan tahun lalu yang mencatatkan pendapatan sebesar Rp 2,58 triliun. 

Senior Manager Humas, Sekretariat, dan Protokoler INKA, Hartono mengatakan, sampai Mei 2018 pendapatan INKA yang ditorehkan mencapai Rp 405,32 miliar. Untuk dapat mengejar target itu, saat ini INKA mulai memperluas pasar ekspornya ke Asia Selatan dan Afrika.

Berdasarkan pemberitaan Kontan.co.id sebelumnya, pada awal 2018 INKA juga mendapat kontrak pembelian Kereta Api Rel Diesel (KRD) dengan Philippine National Railways (PNR). Kontrak itu senilai 485 juta peso atau Rp 127,3 miliar.

Guna meningkatkan produksi, saat ini INKA juga sedang membangun pabrik baru di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. "Usai pabrik ini beroperasi, kami berharap produksi INKA dapat meningkat sehingga pendapatan INKA pun turut meningkat," kata Hartono, Senin (2/7).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×