Reporter: Leni Wandira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menargetkan kontribusi devisa industri Meetings, Incentives, Conventions and Exhibitions(MICE) meningkat dari sekitar 10% menjadi 15% pada 2029. Target tersebut akan ditempuh melalui penguatan ekosistem penyelenggaraan event nasional, peningkatan daya saing destinasi, serta perluasan dampak ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Prospek tersebut ditopang oleh pertumbuhan industri MICE yang terus menunjukkan tren positif. Hingga September 2025, tercatat sebanyak 134 event nasional berhasil diselenggarakan dengan total 10,8 juta pengunjung. Indonesia juga menempati peringkat ke-37 dunia dan peringkat keempat di kawasan ASEAN sebagai destinasi penyelenggaraan MICE.
Di tengah pertumbuhan tersebut, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD ditunjuk menjadi tuan rumah Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026, forum pembangunan berkelanjutan yang akan mempertemukan lebih dari 5.000 peserta, 500 pembicara, 200 peserta pameran, serta delegasi dari lebih dari 100 negara.
Baca Juga: GIIAS 2026 Pasti di ICE BSD, Tak Bergeser ke PIK 2 Tahun Depan
General Manager ICE BSD Siti Karmila mengatakan penunjukan tersebut menjadi pengakuan terhadap kapasitas fasilitas dan standar operasional yang dibangun perusahaan dalam menggelar forum internasional.
"Penunjukan ICE BSD sebagai tuan rumah GSDC 2026 merupakan kehormatan besar sekaligus pengakuan terhadap kapasitas dan standar operasional yang telah kami bangun selama bertahun-tahun. Kami berkomitmen tidak hanya menghadirkan fasilitas terbaik, tetapi juga menjadi hub kolaborasi global yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong inovasi dan pertukaran pengetahuan demi percepatan pembangunan berkelanjutan,"ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (30/6/2026).
Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan penyelenggaraan acara yang ramah lingkungan, ICE BSD juga mengintegrasikan berbagai aspek keberlanjutan dalam operasionalnya. Langkah tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan pencahayaan alami, penggunaan lampu LED hemat energi, sistem daur ulang air, hingga penyediaan fasilitas pengisian daya kendaraan listrik (EV charging station).
Dalam penyelenggaraan GSDC 2026, ICE BSD bekerja sama dengan Rekosistem untuk menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu. Kolaborasi tersebut mencakup penyediaan tempat sampah terpilah, pendampingan edukasi pemilahan sampah, hingga penyediaan reverse vending machine(RVM) guna meningkatkan partisipasi peserta dalam pengumpulan material daur ulang.
Melalui inisiatif tersebut, sebanyak 1,62 ton sampah berhasil dikelola selama penyelenggaraan GSDC 2026. Dari jumlah tersebut, tingkat pemulihan (recovery rate) mencapai 41% sehingga berhasil dialihkan dari tempat pemrosesan akhir (TPA) menuju proses daur ulang. Adapun 57,3% merupakan sampah residu dan 1,6% berupa sampah organik.
Baca Juga: Dyandra (DYAN) Sebut Industri MICE Tahun 2026 Tunjukkan Prospek Positif
Material yang paling banyak berhasil dipulihkan berasal dari sampah plastik sebesar 14,35% dan kertas 10,07%, disusul botol plastik, kardus, kaca, hingga logam. Pengelolaan tersebut diklaim mampu menekan emisi karbon hingga 667,9 kilogram CO2 atau setara dengan manfaat lingkungan dari penanaman sekitar 11 bibit pohon selama 10 tahun.
"Melalui GSDC 2026, kami ingin menunjukkan bahwa penyelenggaraan forum internasional berskala global dapat berjalan selaras dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Kami berharap inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi penyelenggara event lainnya dalam mengadopsi praktik yang lebih berkelanjutan dan berdampak luas bagi industri MICE," kata Siti.
Selain mengedepankan aspek keberlanjutan, ICE BSD juga mengandalkan konektivitas sebagai daya tarik bagi penyelenggara event internasional. Lokasi venue yang terhubung dengan jaringan jalan tol utama serta berjarak sekitar 35 menit dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta dinilai menjadi salah satu faktor pendukung Indonesia dalam menarik lebih banyak forum global di masa mendatang.
Baca Juga: Summarecon Perkuat Posisi Makassar sebagai Kota MICE Lewat GWC 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














