kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.546   160,00   0,98%
  • IDX 7.870   -82,58   -1,04%
  • KOMPAS100 1.095   -11,58   -1,05%
  • LQ45 802   -9,59   -1,18%
  • ISSI 266   -2,23   -0,83%
  • IDX30 416   -5,45   -1,29%
  • IDXHIDIV20 482   -5,87   -1,20%
  • IDX80 121   -1,49   -1,22%
  • IDXV30 130   -1,80   -1,36%
  • IDXQ30 134   -1,76   -1,30%

IdEA optimistis nilai transaksi e-commerce meningkat sesuai perkiraan BI


Jumat, 23 Juli 2021 / 19:26 WIB
IdEA optimistis nilai transaksi e-commerce meningkat sesuai perkiraan BI
ILUSTRASI. IdEA optimistis nilai transaksi e-commerce meningkat sesuai perkiraan BI


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi E-commerce Indonesia (IdEA) optimistis nilai transaksi e-commerce di tahun ini bisa melejit sesuai dengan perkiraan Bank Indonesia (BI). 

Sebelumnya, Gubernur BI, Perry Warjiyo, memperkirakan, nilai transaksi e-commerce di tahun ini bisa mencapai Rp 395 triliun, atau tumbuh 48,4% year on year (yoy).

Padahal sebelumnya, BI memperkirakan total nilai e-commerce di akhir tahun 2021 sebesar Rp 370 triliun, atau tumbuh 39,1% yoy. Itu pun lebih tinggi dari ramalan sebelumnya yang sebesar Rp 330,7 triliun atau tumbuh 33,2%. 

Baca Juga: Bidik pertumbuhan penjualan 15%, ini yang dilakukan Sekar Bumi (SKBM)

Ketua Umum IdEA, Bima Laga, mengatakan, hal ini seiring dengan preferensi masyarakat yang lebih tinggi untuk belanja secara daring. “Kami yakin sudah terjadi peralihan (shifting) ke belanja online selama ini,” tegas Bima kepada Kontan.co.id, Jumat (23/7). 

Meski begitu, Bima tak menampik bahwa perubahan perekonomian masyarakat terlihat. Terutama, karena adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat dan dilanjutkan dengan PPKM Level 4 yang menggerus daya beli masyarakat. 

Ia pun berharap, PPKM Level 4 ini benar-benar bisa segera berakhir dan efektif dalam menurunkan kasus harian Covid-19. Sehingga, kesehatan pulih dan perekonomian juga pulih. 

“Jadi, kita setidaknya masih punya sekitar 5 bulan terhitung dari Agustus 2021 untuk mencetak pertumbuhan transaksi e-commerce yang lebih tinggi,” tandasnya. 

Selanjutnya: BI kerek lagi prediksi nilai transaksi e-commerce 2021, bisa tembus Rp 395 triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×