kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Impor Gula Putih Hanya 80%


Senin, 12 April 2010 / 16:20 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri |

JAKARTA. Tenggat waktu realisasi impor gula kristal putih hanya tinggal beberapa hari lagi. Namun realisasi kedatangan gula impor yang mendapatakan izin sebanyak 500 ribu ton dipastikan tidak terpenuhi semuanya.

“Sampai (15/4) nanti yang hanya bisa mendarat di pelabuhan sekitar 80% dari kuota,” kata Subagyo, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan, Senin (12/4).

Dari kuota sebanyak 500 ribu ton tersebut, Subagyo memperkirakan gula yang bisa datang sampai dengan 15 April itu hanya sekitar 400 ribu ton saja atau sebanyak 80% dari kuotanya. Dari lima perusahaan yang mendapatkan izin tersebut yang hampir merealisasikan seluruh dari kuota impor itu hanya Perum Bulog yang merealisasikan 48.500 ton dari kuota 50.000 ton.

Sementara importir gula lainnya yakni PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X, PTPN X, PTPN XI, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) tidak bisa merealisasikan seluruh kuotanya. Menurut Subagyo, masalah yang dihadapi oleh importir tersebut adalah masalah transportasi. “Masalah mereka adalah angkutan kapal,” kata Subagyo

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×