kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.825   -3,00   -0,02%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Impor Sepatu Paling Banyak Berasal dari China


Jumat, 23 Juli 2010 / 07:39 WIB
Impor Sepatu Paling Banyak Berasal dari China


Reporter: Asnil Bambani Amri |



JAKARTA. Impor sepatu Indonesia paling banyak berasal dari China. Hal ini dipicu oleh turunnya bea masuk impor sepatu sepatu per 1 Januari 2010 silam setelah kesepakatan Asean-China Free Trade Agreement (ACFTA) berlaku.

“Empat tahun terakhit ini, impor sepatu dari China paling tinggi,” kata Eddy Widjanarko, Ketua Ketua Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) di Jakarta, Kamis (22/7).

Menurutnya, kenaikan impor tersebut seharusnya sudah diantisipasi oleh pemerintah. Namun Eddy menyayangkan sikap pemerintah yang malah menaikan tarif dasar listrik saat kompetisi industri sedang berada dalam keadaan lemah.

“Dampaknya adalah pengusaha sepatu akan memilih untuk impor sendiri dan ini sudah ada gejala kesana,” kata Eddy.

Ia tak menutup mata, banyak anggota asosiasinya yang memilih menjadi pedagang daripada menjadi produsen sepatu di dalam negeri. Alasannya, menjadi produsen memiliki beban yang banyak, mulai dari tenaga kerja hingga kenaikan TDL.

Ia memperkirakan, pasar sepatu di dalam negeri mencapai Rp 25 triliun. Dari angka itu, Eddy menghitung pasar industri sepatu dalam negeri sekitar 40-45%; dan sisanya dari impor. ”Ini kembali mengkhawatirkan,” kata Eddy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×