kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Inaplas berhadap penguatan rupiah berlangsung lama


Selasa, 13 November 2018 / 19:07 WIB

Inaplas berhadap penguatan rupiah berlangsung lama
ILUSTRASI. Konferensi Inaplas

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Asosiasi Industri Aromatika, Olefin, dan Plastik (Inaplas) berharap penguatan rupiah terhadap dolar AS bisa berlangsung lama. Hal ini bakal menolong industri plastik untuk tetap memperoleh pertumbuhan yang positif.

Mengutip kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), nilai tukar rupiah pada hari ini (13/11) berada di angka Rp 14.895 per dolar AS. Angka itu menguat ketimbang kurs dolar di bulan Oktober 2018 lalu yang sempat mencapai Rp 15.200 per dolar AS.


"Karena komposisi bahan baku impor masih 55% dan bahan baku lokal 45%,” kata Sekretaris Jenderal Inaplas Fajar Budiyono kepada Kontan.co.id pada Selasa (13/11).

Fajar menambahkan, industri produsen plastik bisa memperoleh cuan yang lebih tinggi seandainya kondisi rupiah terus menguat.

Kendati kini rupiah lebih menguat terhadap dolar AS ketimbang pada Oktober 2018, Inaplas meyakini rupiah bakal kembali melemah. “Tapi berharap tidak dalam waktu dekat, harapannya bisa dua bulan atau tiga bulan lagi,” jelasnya.

Dalam kondisi seperti ini, Inaplas juga berharap agar pemerintah tidak menetapkan regulasi-regulasi yang justru bisa menahan pertumbuhan industri plastik.


Reporter: Harry Muthahhari
Editor: Azis Husaini

Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0013 || diagnostic_api_kanan = 0.0023 || diagnostic_web = 0.2034

Close [X]
×