kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Indonesia Sangat Prospektif Bagi K-Link


Kamis, 13 Februari 2014 / 17:45 WIB
ILUSTRASI. Pengunjung mengamati kompor listrik (kompor induksi) di sebuah pusat belanja. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Merlinda Riska | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Perusahaan Multi Level Marketing (MLM) asal negeri jiran, PT K-Link Indonesia, memandang cerah pertumbuhan bisnisnya di dalam negeri.

Presiden Direktur PT K-Link Indonesia Dato' DR.H.Md. Radzi Saleh menyatakan, Indonesia adalah pemilik omset terbesar di antara negara lainnya di dunia yang menjadi basis perusahaan K-Link. Secara global, K-Link telah berada di 25 negara termasuk Indonesia.

"Porsi kontribusi pasar Indonesia untuk K-Link Internasional mencapai 50%. Sementara, negara-negara lain jika digabungkan akan beri porsi 50%," katanya.

Menurutnya, K-Link Indonesia menjadi sangat besar karena secara geografis dan jumlah penduduk Indonesia sangat banyak dan potensial.

Perusahaan yang berdiri sejak tahun 2002 itu dulunya hanya memiliki kantor kecil di Mangga Dua. Namun, kini telah memiliki aset berupa gedung 25 lantai di kawasan segitiga emas Jakarta, Jl. Jend. Gatot Subroto, senilai Rp 300 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×