kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.345.000 -0,88%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Ini Penyebab United Tractors (UNTR) Tambah Kepemilikan Saham Supreme Energy Sriwijaya


Kamis, 21 Desember 2023 / 07:10 WIB
Ini Penyebab United Tractors (UNTR) Tambah Kepemilikan Saham Supreme Energy Sriwijaya
ILUSTRASI. United Tractors (UNTR) tambah kepemilikan saham di Supreme Energy


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT United Tractors Tbk (UNTR) menambah kepemilikan saham di perusahaan panas bumi, yakni Supreme Energy Sriwijaya.

Dalam keterbukaan informasi, Selasa (19/12), UNTR mengumumkan amandemen terhadap rencana perjanjian pengambilan bagian alias subscription agreement atas saham Supreme Energy Sriwijaya oleh perusahaan terkendali milik UNTR, yakni PT Energia Prima Nusantara (EPN).

Pada tanggal 18 Desember 2023, Energia Prima Nusantara telah menandatangani amandemen terhadap subscription agreement dengan PT Supreme Energy dan PT Supreme Energy Sriwijaya terkait dengan perubahan rencana pengambil bagians saham.

Berdasarkan amandemen, Energia Prima Nusantara berencana akan mengambil bagian saham-saham baru dalam Supreme Energy Sriwijaya sebanyak 984.127 saham baru atau setara dengan 49,6% dari total saham yang dikeluarkan oleh Supreme Energy Sriwijaya kepada Energia Prima Nusantara.

Total nilai keseluruhan dari pengambil bagian  ini sebesar US$ 51,87 juta atau setara dengan Rp 804,01 miliar.

Baca Juga: United Tractors (UNTR) Tingkatkan Jumlah Saham Supreme Energy Sriwijaya yang Diakuisi

Sebelumnya, pada tanggal 9 Agustus 2023, UNTR mengumumkan rencana pengambilan bagian saham-saham baru dalam Supreme Energy Sriwijaya sebanyak 680.000 saham baru atau setara dengan 40,47% dari total saham yang dikeluarkan oleh Supreme Energy Sriwijaya, dengan total nilai keseluruhan sebesar US$ 42,32 juta atau setara dengan Rp 634,94 miliar.

Sara K. Loebis, Corporate Secretary United Tractors menyatakan, penambahan saham Supreme Energy Sriwijaya diputuskan berdasarkan pertimbangan bisnis, yakni untuk meningkatkan keterlibatan UNTR di bisnis di geothermal.

“Belum ada rencana dalam waktu dekat untuk meningkatkan kepemilikan saham lagi,” kata Sara saat dikonfirmasi Kontan.co.id, Selasa (19/12).

Adapun akuisisi ini menandakan masuknya UNTR ke bisnis panas bumi, sekaligus melebarkan sayap UNTR ke bisnis non batubara.

Supreme Energy Sriwijaya merupakan salah satu pemegang saham PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD), perusahaan pemegang Izin Panas Bumi dengan kapasitas 2 x 49 megawatt (MW) yang telah beroperasi berlokasi di Kabupaten Lahat, Kota Pagar Alam dan Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatra Selatan.

 

Supreme Energy Rantau Dedap sendiri berpeluang untuk menaikkan kapasitas nya menuju 2 x 110  MW di masa depan, sesuai dengan perjanjian Power Purchase Agreement (PPA) mereka dengan PLN.

Analis Ciptadana Sekuritas Asia Arief Budiman menyematkan rating buy saham UNTR dengan target harga Rp 30.250 per saham.

Arief menilai, UNTR memiliki neraca yang solid dengan posisi kas bersih sebesar Rp 28 triliun. Kondisi ini diyakini akan mendukung akuisisi lebih lanjut di bisnis non-batubara dan energi terbarukan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×