kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45906,64   6,79   0.75%
  • EMAS1.395.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.17%
  • RD.CAMPURAN 0.09%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.03%

Isuzu Optimistis Menatap Prospek Bisnis pada Tahun Ini


Jumat, 26 Januari 2024 / 08:30 WIB
Isuzu Optimistis Menatap Prospek Bisnis pada Tahun Ini
ILUSTRASI. Manajemen?Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI).


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) tetap optimistis bisa tumbuh pada tahun 2024 meskipun ada kekhawatiran market kendaraan komersial masih redup. IAMI yakin pangsa pasar kendaraan komersial Isuzu bisa tumbuh 2-3 persen tahun ini. 

"Kami optimistis bisa melanjutkan pencapaian tahun lalu yang gemilang. Tahun lalu, saat industri menurun, pangsa pasar Isuzu bisa meningkat 1,3%," ujar President Director IAMI, Yusak Kristian Solaeman, Kamis (25/1).

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor di Indonesia (Gaikindo), total penjualan kendaraan komersial tahun 2023 sebanyak 236.321 unit, turun dari tahun sebelumnya yang sebesar 252.263 unit. Dari total penjualan kendaraan komersial di Indonesia itu, Isuzu mencetak penjualan 30.085 unit atau meraih pangsa pasar 27,7%. 

Isuzu Elf menempati urutan pertama sebagai produk terlaris dengan penjualan 14.193 unit dengan pangsa pasar 25,9% atau naik dari sebelumnya 25,1%. Disusul Isuzu Traga dengan penjualan 11.359 unit dan meraih pangsa pasar 41,7%, naik dari tahun 2022 yang sebesar 40,2%. 

Baca Juga: Rencana Relokasi Pabrik dari Thailand, Isuzu Belum Dapat Pastikan Perkembangannya

Menurut Yusak, secara persentase penjualan, kenaikan yang sangat pesat justru diperoleh Isuzu GIGA yang melonjak 34,5% dari semula 3.370 unit di tahun 2022 menjadi 4.553 unit. 

”Pangsa pasar GIGA melonjak drastis dan mencetak rekor, dari semula 13% menjadi 17%,” tambah dia. 

Yusak mengatakan, pada tahun 2023 itu, Isuzu meraih prestasi mengejutkan karena bisa mempertahankan selama empat tahun berturut turut meningkatkan pangsa pasar sebesar empat persen. Sedangkan untuk suku cadang mengalami kenaikan signifikan sebesar 19,8%.

”Ini menjadi pencapaian terbaru Isuzu di Indonesia,” kata Yusak.

Diakui, pencapaian besar di 2023 itu berkat strategi Isuzu terus mendekatkan diri ke konsumen, terutama dalam layanan purna jual. 

”Kendaraan niaga itu sangat dibutuhkan untuk produksi, sehingga yang perlu diperhatikan tidak hanya menjual unit, tetapi layanan purna jualnya, yang memastikan kalau bisa down time-nya zero,” tutur Yusak.

Baca Juga: Ada Masalah pada Klip Penahan Trim, Ford Recall 2,24 Juta Mobil SUV Ford Explorer

Menurut Yusak, strategi memperkuat layanan purna jual akan ditingkatkan di 2024. Makanya, walaupun ada kekhawatiran di tahun politik dan masih melemahnya industri kendaraan niaga, Isuzu melihat ada peluang dari masih tingginya harga komoditas global, dan perekonomian nasional yang masih positif dengan pertumbuhan di kisaran 5 persen. 

Sebelumnya, Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi memiliki optimisme serupa. Ia menilai, tahun politik tak terlalu berpengaruh pada penjualan mobil secara nasional. 




TERBARU

[X]
×