kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

ITSEC Asia (CYBR) Perluas Lini Usaha ke AI dan Perangkat Lunak


Selasa, 30 Juni 2026 / 22:00 WIB
ITSEC Asia (CYBR) Perluas Lini Usaha ke AI dan Perangkat Lunak
ILUSTRASI. Ilustrasi web site PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) (KONTAN/Panji Indra)


Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) memperluas lini usahanya ke pengembangan kecerdasan artifisial (AI) dan perangkat lunak sebagai bagian dari strategi memperkuat fondasi bisnis teknologi.

Langkah ini telah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Selasa (30/6/2026).

Presiden Direktur ITSEC Asia Patrick Dannacher mengatakan, transformasi ini sejalan dengan perubahan lanskap industri keamanan siber yang semakin mengandalkan teknologi berbasis AI dan platform.

Baca Juga: Perkuat Akselerasi Transisi Energi, Pertamina Matangkan Infrastruktur SAF & Biosolar

“Selama bertahun-tahun industri keamanan siber bertumbuh melalui layanan. Kami percaya fase berikutnya akan ditentukan oleh kemampuan perusahaan membangun intellectual property berbasis AI,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (30/6/2026).

Menurutnya, ke depan pelanggan tidak hanya membutuhkan layanan keamanan siber, tetapi juga teknologi yang mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perkembangan ancaman digital.

Melalui ekspansi ini, ITSEC Asia memperluas ruang lingkup kegiatan usaha mencakup penerbitan perangkat lunak, aktivitas pemrograman berbasis AI, pengolahan data, serta perdagangan perangkat lunak dan komputer.

Langkah tersebut juga mendukung pengembangan dan komersialisasi sejumlah platform yang telah dimiliki perusahaan, seperti IntelliBro? Aman, IntelliBro? Orion, IntelliBro? Threat Intelligence, serta Bronyx AI.

Patrick menambahkan, transformasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang yang telah dipersiapkan dalam beberapa tahun terakhir melalui peningkatan investasi pada riset dan pengembangan.

“Persetujuan pemegang saham memberikan fondasi yang lebih kuat bagi kami untuk mempercepat komersialisasi inovasi, memperluas sumber pendapatan berbasis teknologi, dan membawa inovasi keamanan siber dari Indonesia ke pasar regional maupun global,” jelasnya.

Dari sisi proyeksi, model bisnis berbasis perangkat lunak dan recurring revenue dinilai memiliki potensi margin yang tinggi. Berdasarkan studi kelayakan independen, bisnis ini diproyeksikan mampu menghasilkan rata-rata gross profit margin sebesar 74% dan net profit margin sekitar 55% pada periode 2026–2031.

Untuk mendukung implementasi strategi tersebut, ITSEC Asia menyiapkan investasi awal sekitar Rp11 miliar yang akan didanai dari kas internal perusahaan.

Dengan ekspansi ini, ITSEC Asia menegaskan arah transformasinya menjadi perusahaan teknologi keamanan siber yang mengandalkan pengembangan intellectual property dan AI sebagai pendorong pertumbuhan jangka panjang.

Baca Juga: Kopi Kenangan Targetkan Tambahan 300-400 Gerai Sepanjang 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×