kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Japan Bank for International Cooperation kunjungi proyek PLTGU Jawa-1, ada apa?


Jumat, 14 Februari 2020 / 22:07 WIB
Japan Bank for International Cooperation kunjungi proyek PLTGU Jawa-1, ada apa?
ILUSTRASI. Progres PLTGU Jawa 1 mencapai 30%

Reporter: Filemon Agung | Editor: Tendi

KONTAN.CO.ID - KARAWANG. Japan Bank for International Cooperation (JBIC) melakukan kunjungan ke proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa-1 1760 MW (“Proyek Jawa-1”) di Cilamaya, Karawang, Jawa Barat, pada Kamis (30/01).

JBIC adalah salah satu senior lenders dalam proyek ini. Kunjungan diterima langsung oleh Manajemen PT Jawa Satu Power (JSP). JSP merupakan perusahaan konsorsium antara PT Pertamina Power Indonesia, Marubeni Corporation dan Sojitz Corporation.

Baca Juga: Omnibus Law akan hapus SKK Migas, bagaimana nasib BPH Migas?

Kegiatan ini dilakukan JBIC dalam rangka untuk meninjau progres pembangunan PLTGU secara langsung. Pendanaan dari JBIC untuk proyek PLTGU Jawa-1 ini ditandai dengan penandatanganan loan agreement pada tanggal 18 Oktober 2018 yang lalu, dengan pendanaan senilai ~USD 604 juta.

Dalam kesempatan tersebut, Kitamura Kenichiro, Director Division 4, New Energy and Power Finance Department I, Infrastructure and Environment Finance Group JBIC, menyampaikan apresiasinya terhadap progres pembangunan PLTGU Jawa-1 yang berjalan dengan baik dan well-managed, tidak hanya dalam aspek konstruksi, namun juga aspek lingkungan dan sosial.

Listrik yang akan dihasilkan oleh PLTGU Jawa-1 akan disalurkan ke Sistem Kelistrikan Jawa-Bali melalui jaringan transmisi 500 kV dari lokasi pembangkit ke Gardu Induk 500 kV di kawasan Cibatu Baru, Bekasi, Jawa Barat, dengan panjang jaringan transmisi sepanjang 52 km untuk 118 tower. Pada kesempatan yang sama, JBIC juga mengunjungi salah satu lokasi pembangunan tower transmission line di Kabupaten Bekasi.

Perwakilan JBIC juga berkesempatan mengunjungi lokasi rehabilitasi kawasan hutan di Muara Ciasem, Subang yang dilakukan oleh JSP dengan bekerjasama dengan Perum Perhutani. Adapun rehabilitasi yang akan dilakukan berupa konservasi hutan bakau (mangrove), pelestarian satwa endemik yaitu burung kacamata putih, pemberdayaan masyarakat serta edukasi kelestarian hutan. Hal ini merupakan komitmen JSP terhadap pengelolaan lingkungan sesuai AMDAL, UKL/UPL, serta Environmental and Social Impact Assessment (ESIA).

Baca Juga: Begini tanggapan perusahaan PKP2B pasca beredarnya draf omnibus law Cipta Kerja

Di akhir kunjungan, Kitamura mengapresiasi kinerja dan good teamwork di antara sponsor Jawa-1 yang telah berjalan saat ini dan berharap hal ini dapat terus ditingkatkan. JBIC juga menegaskan kembali bahwa proyek PLTGU Jawa-1 ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia dan juga komunitas masyarakat setempat seraya menjaga dan melestarikan lingkungan sekitarnya.


Tag


TERBARU

Close [X]
×