kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.345.000 0,75%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Jumlah Hotel Milik Santika Hingga Akhir Tahun 2023 Diprediksi Mencapai 116 Unit


Rabu, 20 September 2023 / 15:30 WIB
Jumlah Hotel Milik Santika Hingga Akhir Tahun 2023 Diprediksi Mencapai 116 Unit
Manajemen?Santika Indonesia Hotels and Resorts dalam acara Santika Fair B2B di Jakarta.


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selama 42 tahun berdiri Santika Indonesia Hotels and Resorts menargetkan memiliki 116 unit hotel dan resort hingga akhir tahun 2023 ini.

Corporate Marketing Communication Manager Santika Indonesia Hotels and Resorts Prita Gero mengatakan per 20 September 2023 perusahaan telah memiliki 113 unit hotel dan resort.

“Tapi per-September akhir nanti yaitu di September 2023 kami akan menjadi 115 unit.  Kami akan punya Hotel Santika premiere Lampung tanggal 26 September ini dan 29 Septembernya kita akan punya Hotel Santika premier Linggarjati Kuningan,” ungkap dia saat ditemui dalam acara Santika Fair B2B Jakarta, Rabu (20/09).

Hingga saat ini Santika Indonesia Hotels and Resorts menaungi 7 brand. Yang pertama ada Amaris Hotel sebagai smart hotel, satu-satunya budget hotel yang menyediakan breakfast lengkap dengan jumlah 63 properti. 

Baca Juga: Konglomerat Garap Proyek Ibu Kota Baru

Yang kedua ada Kampi Hotel, hotel berbintang 3, yang Prita sebut sebagai Instagenic Hotel. 

“Jadi marketnya ini lebih menyasar pada kalangan milenial. Sekarang baru satu, itu namanya Kampi hotel Surabaya di Tunjungan,” ungkap dia. 

Yang ketiga adalah 34 hotel Santika berbintang 3, yang terkenal dengan famili hotelnya.  Dan 14 Hotel Santika premiere berbintang 4, yang akhir September ini jumlahnya akan bertambah menjadi 16. 

Lalu 1 hotel bintang di The Anvaya Beach Resort Bali. Ditambah 4 the royal collection, keempatnya masuk dalam luxury villa dan terbagi dalam 2 brand. 

“Yang pertama adalah The Kayana di Seminyak dan di Lombok lalu ada The Samaya di Seminyak dan Ubud,” ungkapnya. 

Selain pembukaan 2 hotel di September, rencananya perusahaan akan membuka satu lagi, yaitu di Hotel Santika di Blitar, pada Desember 2023.

Terkait ekspansi, Prita mengatakan perusahaan masih fokus pada penambahan unit saja, dengan tiap tahun ditargetkan targetkan penambahan 3-4 unit (hotel).

“Untuk ekspansi bisnis lainnya belum, masih fokus ke penambahan hotel,” kata dia.

Lalu terkait tingkat okupansi, ia mengatakan jika bandingkan dengan 2019 (sebelum pandemi Covid-19), sudah lebih baik.

“Sudah naik sekali, sudah sampai 32% dibandingkan budget 2019. Jadi sangat baik, dan hingga saat ini sudah achieve target 82%. Masih sisa 3 bulan lagi di 2023, tapi sebentar lagi akan high season jadi kami sangat optimis bisa achieve 100%,” jelasnya. 

Baca Juga: MenPAN RB: Libur dan Cuti Bersama 2024 Dongkrak Minat Berwisata di Indonesia

Ia menambahkan, terkait ARR (Average Room Rate) atau rata-rata tarif kamar yang ditetapkan oleh hotel dalam satu periode waktu tertentu memang ada kenaikan, tapi sedikit sehingga tidak akan terlalu berpengaruh pada pengunjung. 

“Ya, ada kenaikan sedikit ya, sekitar 11-13%, naiknya tidak signifikan,” jelasnya. 

Ia menambahkan, melalui Santika Fair B2B Jakarta, perusahaan berharap bisa kenal lebih dekat dengan calon buyer atau buyer dan mereka juga bisa bertemu langsung dengan semua sales di bawah jaringannya Santika Indonesia Hotels and Resorts. 

“Klien hanya perlu mendatangi booth-booth yang telah kami sediakan berdasarkan regionalnya apabila ingin mengenal lebih jauh ataupun ingin berinteraksi secara langsung mulai dari luxury hotel hingga hotel bintang 2 semuanya hadir,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

[X]
×