kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.705.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.006   13,00   0,08%
  • IDX 9.135   1,57   0,02%
  • KOMPAS100 1.263   -0,83   -0,07%
  • LQ45 892   -0,96   -0,11%
  • ISSI 335   0,60   0,18%
  • IDX30 454   -0,73   -0,16%
  • IDXHIDIV20 536   -1,39   -0,26%
  • IDX80 140   -0,07   -0,05%
  • IDXV30 149   0,00   0,00%
  • IDXQ30 145   -0,40   -0,27%

Kapal pengangkut ternak bisa tekan harga daging


Jumat, 11 Desember 2015 / 21:27 WIB
Kapal pengangkut ternak bisa tekan harga daging


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini menyambut kedatangan perdana kapal pengangkut ternak, KM Camara Nusantara 1 di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Kehadiran kapal pengangkut ternak diyakini bisa menurunkan biaya logistik dalam pengiriman ternak, dalam hal ini sapi.

Seperti disampaikan Tim Komunikasi Presiden, Ari Dwipayana, keberadaan alat angkut khusus sapi ini bisa menekan biaya pengiriman yang bisanya mencapai Rp 1,5 juta- Rp 1,8 juta per ekor, menjadi hanya Rp 330.000 per ekor saja. Hal ini akan berimbas pada turunnya harga jual sapi hidup, hanya sebesar Rp 35.000-Rp 37.000 per kilogram (kg) saja.

Namun, kalau sudah disembelih biasanya menjadi Rp 72.000-Rp 76.000 per kg. Biasanya, harga daging sapi bisa melonjak hingga di atas Rp 100.000 per kg. "Ini berkat keberadaan kapal pengangkut," kata Jokowi, seperti yang disampaikan Ari, Jumat (11/12).

Adapun KM Camara sendiri memiliki kapasitas angkut hingga 500 ekor sapi. Namun, pengiriman perdananya KM Camara hanya membawa 352 ekor sapi dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

Rencananya pemerintah akan mendatangkan tujuh kapal khusus pengangkut ternak. Sebenarnya, keberadaan kapal ini sudah diresmikan sejak tanggal 10 November lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×