kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Kasus Carlos Ghosn tak ganggu strategi bisnis Mitsubishi dan Nissan di Indonesia


Minggu, 25 November 2018 / 20:54 WIB
ILUSTRASI. Gedung kantor pusat Nissan Motor Co.


Reporter: Eldo Christoffel Rafael | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasca ditangkapnya Carlos Ghosn, Chairman Nissan Motor Co atas persekongkolannya dengan Direktur Perwakilan Greg Kelly dalam kasus pemalsuan laporan keuangan, kemitraan antara Nissan-Renault dikabarkan masih akan tetap berjalan.

Sebelumnya awal pekan ini Carlos Ghosn, yang mengepalai aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi, dituduh tidak melaporkan pendapatannya sebesar 5 miliar yen (Rp 647,9 miliar) selama lima tahun. Dia juga dituduh telah menggunakan aset-aset perusahaan untuk kepentingan pribadi.

Hanna Maharani, Head of Product Communications PT Nissan Motor Indonesia menjelaskan di Indonesia bisnis Nissan akan terus berjalan meski ada kasus ini. "Strategi Nissan punya rencana jangka menengah yang kuat dan akan terus dijalankan," kata Hanna kepada Kontan.co.id, Minggu (25/11).

Head of PR & CSR Department PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Bambang Kristiawan menjelaskan untuk masalah aliansi tentunya bukan area MMKSI untuk berbicara. Hal ini mengingat MMKSI hanya sebagai distributor di Indonesia.

"Karena kebijakan aliansi ada di prinsipal kami. Yang pasti saat ini MMKSI semua berjalan dengan baik tidak ada masalah," kata Bambang kepada Kontan.co.id hari ini.

Sebelumnya, dalam keterangan pers kepada KONTAN, Mitsubishi Motors Corporation (MMC) merespon kasus Ghosn, yang terlibat perbuatan salah terkait hubungan perusahaan dan pemerintah serta masalah kepatuhan, dengan mengusulkan pada dewan direktur untuk melepaskan Ghosn dari posisinya saat ini sebagai chairman of the board and representative director.

"MMC akan melakukan investigasi internal dengan segera apakah Ghosn juga telah melakukan perbuatan salah seperti disebutkan di atas dengan MMC. MMC mengungkapkan permohonan maaf terkait situasi yang tengah berlangsung saat ini," ujar Public Relations Department Mitsubishi Motors Corporation, pekan lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×