kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Kejar target, TOTL cuma perlu Rp 900 miliar


Senin, 01 Agustus 2016 / 20:27 WIB
Kejar target, TOTL cuma perlu Rp 900 miliar


Reporter: Syifa Fauziah | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. PT Total Bangun Persada Tbk ( TOTL ) memproyeksikan perolehan kontrak baru sampai akhir tahun sebesar Rp 3 triliun. Sampai kuartal II tahun ini, Total Bangun sudah memperoleh Rp 2,13 triliun. Artinya, Total Bangun tinggal mengejar ketinggalan proyeksinya sebesar Rp 900 miliar sampai akhir tahun.

Perolehan kontrak baru sampai kuartal II ini bersumber dari adanya konstruksi di beberapa lokasi, seperti di Multimedia Nusantara University-Tangerang, Living World-Pekan Baru, Millenium Village-Karawaci, Lipo Cikarang Orange County City Centre Residential, Verde 2- Jakarta.

Sementara itu, per Juni 2016, Total Bangun menargetkan estimasi kontrak untuk proyek-proyek yang masih dihitung sebesar Rp 6,8 triliun. Namun, perusahaan yang berkode emiten TOTL di Bursa Efek Indonesia itu mengaku sedang mengikuti proses tender untuk mendapatkan proyek tersebut. Oleh karena itu, nilai kontrak baru sebatas estimasi yang masih bisa berubah. “Sampai akhir tahun ini, kami menargetkan apartemen dan perkantoran,” Moeljati Soetrisno, Direktur Keuangan PT Total Bangun Persada Tbk, Senin (1/8/2016)

Sampai dengan kuartal II-2016 ini, TOTL telah mencatatkan perolehan laba bersih sebesar Rp 116,7 miliar dengan pendapatan sebesar Rp 1,25 triliun. Keduanya mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun lalu pada kuartal yang sama, yaitu peningkatan sebesar 11,8% untuk laba bersih dan peningkatan sebesar 14,9% untuk pendapatan.

Untuk 2017, TOTL menargetkan perolehan kontrak baru sebesar Rp 4 triliun, dengan pendapatan sebesar Rp 3,1 triliun, dengan laba bersih sebesar Rp 250 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×