kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Kembali naik, harga Pertamax di Jakarta Rp 9.050 seliter


Senin, 02 Mei 2011 / 13:52 WIB
ILUSTRASI. Kurs rupiah hari ini berpotensi menguat terhadap dollar AS meski tidak menutup kemungkinan melanjutkan pelemahan./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/17/04/2020.


Reporter: Cipta Wahyana | Editor: Cipta Wahyana

JAKARTA. Para pemilik kendaraan yang menggunakan bahan bakar non-subsidi harus merogoh kocek lebih dalam. Sebab, sejak Minggu kemarin (1/5), PT Pertamina (Persero) kembali menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) tanpa subsidi untuk jenis Pertamax Plus dan Pertamax.

Berdasar data yang dirilis Pertamina di situsnya, di wilayah pemasaran III yang mencakup Jakarta dan sekitarnya, kini harga Pertamax telah mencapai Rp 9.050 per liter dan Pertamax Plus Rp 10.000 seliter. Jika dibandingkan harga yang berlaku sebulan terakhir yang masih Rp 8.700 per liter, artinya, harga Pertamax naik sekitar 4%. Sementara, harga Pertamax Plus naik 9,3% dari sebelumnya Rp 9.150 per liter.

Sementara, di wilayah yang sama, kini, harga Pertamina Dex justru turun 4,2% menjadi Rp 10.350 per liter. Sebulan terakhir, harga Pertamina Dex yang berlaku adalah Rp 10.800 per liter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×