kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Kemenhub: PHK di industri penerbangan belum ada


Rabu, 30 September 2015 / 07:49 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengatakan, pelemahan nilai rupiah rupiah belum berpengaruh besar kepada perusahaan penerbangan.

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Industri penebangan pun belum terjadi meski rupiah sudah menyentuh Rp 14.800 per dollar AS.

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Udara Suprasetyo, salah satu alasan maskapai masih bisa bertahan di tengah pelemahan rupiah lantaran ada skema tarif batas atas. Maskapai bisa memasang tarif sesuai skema itu saat rupiah melemah.

"Kan batas atas sudah disesuaikan, menjadi naik batas atasnya. PHK sih belum ada, mudah-mudahan tidak terjadi," ujar Suprasetyo usai rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, di Jakarta, Selasa (29/9).

Seperti diketahui, 70 persen biaya operasional maskapai sangat dipengaruhi oleh nilai tukar. Saat ini, suku cadang pesawat masih tergantung barang impor, artinya dengan kenaikan nilai tukar dollar maka harganya akan membengkak. Begitu juga harga avtur yang sebagain barangnya masih tergantung impor.

Meski begitu, di tengah kondisi ekonomi saat ini, modal atau ekuitas perusahaan penerbangan justru mulai positif. Menurut Suprasetyo, hal itu disebabkan karena adanya tambahan modal masuk. "Beberapa maskapai sudah memberitahukan ekuitas ke kita positif. per akhir September kita evaluasi," kata dia. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×