kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Kemenpar: Wonderful Indonesia Geopark berpotensi datangkan 1,1 juta wisman


Jumat, 13 Juli 2018 / 10:00 WIB
ILUSTRASI. Belitong Geopark International Kayak Marathon (BGIKM)


Reporter: Nur Pehatul Janna | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Geopark atau Taman Bumi merupakan salah satu daya tarik pariwisata yang diunggulkan Indonesia khususnya untuk produk ekowisata. Hal tersebut membuat wisata Geopark diproyeksikan bisa mendatangkan sekitar 1,1 juta wisman pada tahun 2019.

Arief Yahya, Menteri Pariwisata mengatakan jika dikombinasikan dengan daya tarik ekowisata, Wonderful of Geopark ini akan memberi kontribusi besar terhadap jumlah kunjungan wisman.

"Seperti tahun 2015 ada sebanyak 550 ribu wisman yang datang dengan perolehan devisa mencapai US$ 1 miliar," ujarnya dalam siaran pers, Jumat (13/7).

Menurut Arief, sebagai salah satu daya tarik unggulan, Geopark of Indonesia akan terus dikembangkan sebagai produk ekowisata sehingga bisa mendatangkan lebih banyak wisman.

"Dengan upaya-upaya yang akan dilakukan seperti promosi dan pengembangan area, diharapkan pada tahun 2019 untuk wisman dari wisata Geopark bisa mendatangkan sebanyak 1,1 juta dengan perolehan devisa sekitar US$ 2 miliar," ujarnya.

Selain itu, tambah Arief guna meningkat jumlah kunjungan wisman khususnya pada Geopark, Kemenpar telah bekerja sama dengan negara-negara UNESCO Global Geopark seperti Malaysia dan China dalam kegiatan promosi.

"Asal tahu saja, Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki UNESCO Globalpark terbanyak di Asia di antaranya: Ciletuh, Gunung Sewu, Gunung Batur, dan Gunung Rinjani," tuturnya.

Selain itu, tambah Arief, Indonesia juga memiliki tujuh Geopark nasional seperti Kaldera Toba, Merangin, Belitong, Bojonegoro, Tambora, Maros Pangkep, dan Raja Ampat yang sangat berpotensi untuk menjadi UNESCO Globalisasi.

"Dari beberapa Geopark nasional ini sedang diajukan untuk menjadi UNESCO Globalpark," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×