kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Kementerian ESDM belum mampu sedot investasi migas


Senin, 27 November 2017 / 20:02 WIB


Reporter: Febrina Ratna Iskana, Febrina Ratna Iskana | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Iklim investasi hulu migas masih jadi sorotan. Pasalnya pemerintah dianggap belum mampu menarik investor untuk menanamkan modalnya di proyek-proyek hulu migas.

Pengamat Energi, Pri Agung Rakhmanto pun meminta agar pemerintah untuk membereskan permasalahan-permasalahan yang sudah akut dan yang sudah lama terjadi di sektor hulu migas. Beberapa permasalahannya adalah ketidakpastian aturan main, perizinan yang birokratis dan banyak, data yang masih mentah.

Ditambah lagi Kementerian ESDM saat ini sering kali memunculkan aturan dan kebijakan baru. "Tidak perlu terobosan aneh-aneh kok sebenarnya, selesaikan dan bereskan secara konkret saja masalah yang ada. Jangan trial & error dan pencitraan," tegas Pri Agung ke KONTAN pada Senin (27/11).

Di sisi lain, Pri juga menyoroti masalah kontrak kerja sama hulu migas yang sampai saat ini juga belum berhasil memperbaiki investasi hulu migas. Menurutnya, suatu kontrak kerja sama hulu migas yang bagus diterapkan di suatu negara, belum tentu bagus diterapkan di Indonesia.

"Suatu sistem kontrak yang baik bagi suatu negara belum tentu baik bagi negara lain. tergantung objektif yang hendak dicapai," jelas Pri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×