kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kerek harga karet, ITRC kurangi ekspor enam bulan


Jumat, 05 Februari 2016 / 13:25 WIB


Reporter: Adisti Dini Indreswari | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA.Tiga negara penghasil karet alam terbesar dunia yang tergabung dalam International Tripartite Rubber Council (ITRC) yaitu Indonesia, Thailand, dan Malaysia sepakat untuk menerapkan Agreed Export Tonnage Scheme (AETS) untuk mengatasi dampak penurunan harga karet dunia. 

"Berdasarkan skema tersebut, tiga negara akan mengurangi ekspor karet alam sebanyak 615.000 ton selama enam bulan sejak 1 Maret 2016 sampai dengan 31 Agustus 2016," ujar Plt Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemdag) Karyanto Suprih, Kamis (4/4).

Perinciannya, Thailand akan mengurangi ekspor karet alam sebanyak 324.000 ton, Indonesia 238.000 ton, dan Malaysia 52.000 ton. Angka ini ditentukan berdasarkan basis produksi masing-masing negara pada 2015.

Namun Vietnam tidak ikut dalam kesepakatan ini. Karyanto bilang, Vietnam secara tertulis memang sudah bergabung dengan ITRC sebagai strategic partner dan komitmen terkait hal ini masih dirundingkan lebih lanjut. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×