kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.521   21,00   0,12%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

KKKS Mulai Transaksi Melalui Bank BUMN


Kamis, 15 April 2010 / 12:01 WIB


Reporter: Fitri Nur Arifenie |

JAKARTA. Para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) mulai menggunakan jasa bank pelat merah untuk transaksi yang mereka lakukan; yaitu Bank Mandiri, BNI dan BRI.

Berdasarkan jumlah transaksi pembayaran kontrak-kontrak pengadaan barang dan jasa antara KKKS dengan para penyedia barang dan jasa melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus meningkat.

Menurut Wakil Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) Hardiono, sejak April 2009 hingga akhir Maret 2010, transaksi KKKS tercatat sebesar US$ 4,69 miliar atau sekitar Rp 45 triliun.

"Sektor hulu migas juga menempatkan dana abandonment dan site restoration sebesar US$ 141,45 juta di ketiga bank tersebut," kata Hardiono, di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (15/4).

Dana abandoment dan site restoration adalah sejumlah dana yang harus dicadangkan KKKS untuk membongkar fasilitas operasi perminyakan pada saat akan meninggalkan area wilayah kerja yang akan ditutup. Ia berharap, dana-dana di ketiga bank BUMN dapat segera dikucurkan untuk mendorong pengusaha dalam negeri yang bergerak di sektor hulu migas tanpa proses yang berbelit-belit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×