kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Konstruksi bendungan Lausimeme Sumut dimulai 2018


Senin, 27 November 2017 / 22:43 WIB


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan memulai konstruksi Bendungan Lausimeme di Provinsi Sumatera Utara tahun 2018.

"Desainnya sudah selesai dan pembangunannya dimulai pada 2018. Saat ini dalam tahap pelelangan. Pihak Kecamatan sudah sosialiasi kepada masyarakat. Diharapkan bisa selesai dalam waktu 4 tahun atau tahun 2021 sudah bisa dilakukan penggenangan," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada keterangan tertulisnya, Senin (27/11).

Sebagai salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo, Bendungan Lausimeme juga merupakan bagian dari program pembangunan 65 bendungan oleh Kementerian PUPR.

Pembangunan Bendungan Lausimeme akan dilakukan dalam dua paket. Paket pertama dimulai dari persiapan, pembangunan jalan masuk, bendungan utama dan pekerjaan lain-lain.

Paket kedua adalah pekerjaan jalan relokasi, bangunan pengelak, bangunan pelimpah, bangunan pengambilan, hidromekanikal dan bagunan fasilitas.

Kehadiran Bendungan Lau Simeme yang memiliki kapasitas tampung sebesar 22 juta meter kubik sangat diharapkan untuk mengendalikan derasnya aliran air di hulu Sungai Percut dan Sungai Deli. Sehingga nantinya akan mengurangi risiko banjir bagi warga Kota Medan dan Deli Serdang.

Selain itu juga bermanfaat untuk suplai air baku kepada PDAM Tirtanadi dengan kapasitas 3.000 liter per detik, sumber irigasi Bandar Sidoras seluas 3.082 hektare dan daerah irigasi Lantasan 185 ha. Manfaat lainnya adalah potensi pembangkit listrik (PLTA minihidro) sebesar 2,2 MW serta sebagai pariwisata.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×