kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Konstruksi fisik enam ruas tol dimulai pada 2014


Senin, 29 Juli 2013 / 16:25 WIB
ILUSTRASI. Serial After Life, adalah salah satu serial dari Inggris yang bisa dijadikan media belajar aksen Inggris.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Direktur Utama PT Jakarta Tollroad Development, Frans Soenito berharap, konstruksi fisik proyek enam ruas jalan tol dalam kota bisa dilakukan pada Semester II tahun 2014.

"Saya berharap mudah-mudahan pertengahan tahun depan atau semester II 2014 pengerjaan fisik bisa dilakukan," ujar Frans, Senin (29/7).

Frans mengatakan, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) telah menegaskan, bahwa proyek pembangunan enam ruas jalan tol ini dilakukan menunggu proyek Mass Rapid Transit (MRT) dan Monorel .

Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses desain. Setelah desain itu selesai, Jakarta Tollroad baru akan membuat dokumen untuk tender.

Frans juga bilang, semestinya enam ruas jalan tol ini sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta.

Jika pembangunan fisik itu dimulai, maka dua dari enam ruas tersebut, yakni Semanan -Sunter dan Sunter-Pulo Gebang yang akan didahulukan. "Ruas dari Timur ke Barat yang diutamakan, setelah itu baru dilanjutkan dengan empat ruas lainnya secara bertahap," ujarnya.

Ruas tol itu nantinya akan memberi prioritas bagi angkutan massal dengan membuat shelter di jalan tol tersebut, sehingga bukan cuma untuk kendaraan pribadi tetapi juga kendaraan umum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×