kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.015   52,00   0,29%
  • IDX 5.783   88,26   1,55%
  • KOMPAS100 751   16,01   2,18%
  • LQ45 570   13,11   2,35%
  • ISSI 200   1,61   0,81%
  • IDX30 323   7,42   2,35%
  • IDXHIDIV20 397   8,29   2,13%
  • IDX80 85   1,85   2,22%
  • IDXV30 108   1,57   1,48%
  • IDXQ30 104   1,97   1,94%

KRL Commuter tambah 120 gerbong tahun ini


Jumat, 06 Maret 2015 / 09:28 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. PT KRL Commuter Jabodetabek (KCJ) berencana membeli 120 unit gerbong untuk menambah rangkaian kereta api listrik tahun ini. Program ini merupakan upaya KCJ untuk bisa melayani lebih banyak penumpang ke depannya. Seperti diketahui, pada 2019 KCJ menargetkan bisa mengangkut sebanyak 1,2 juta penumpang setiap harinya.

Direktur Utama KCJ, Muhammad Nurul Fadhila mengatakan,  untuk mencapai target 1,2 juta penumpang pada 2019, KCJ harus memiliki minimal 1.300 rangkaian gerbong. “Awal Maret ini, satu harinya penumpang kita rata-rata adalah sebanyak 771.000,” ujar Fadhil kepada KONTAN, Kamis (05/03).

Tahun lalu, KCJ telah membeli 176 gerbong listrik. Rangkaian gerbong ini akan dioperasikan setelah mendapat sertifikasi dari Kementrian Perhubungan. Ada pun total rangkaian gerbong KCJ hingga akhir tahun lalu tercatat 664 unit  dengan total 757 perjalanan setiap hari.

Menambah stasiun

Selain menambah rangkaian kereta, PT KCJ juga terus menambah jumlah stasiun baru. Pada April 2015 nanti, rencananya akan ada tujuh stasiun baru yang diresmikan.

Stasiun tersebut tersebar di Jabodetabek, yakni di Tanjung Priok, Kampung Brandan, Cibinong, dan Nambo. Sementara tiga stasiun sisanya ada di Duri dan Tangerang.  “Jadi mudah-mudahan ini akan membuat orang tertarik untuk naik KRL,” ujar Fadhil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×