kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Laba Sinergi Inti Plastindo (ESIP) Merosot 86,8% di Semester I-2023


Rabu, 09 Agustus 2023 / 23:35 WIB
Laba Sinergi Inti Plastindo (ESIP) Merosot 86,8% di Semester I-2023
ILUSTRASI. Fasilitas produksi PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP).


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) membukukan penjualan bersih senilai Rp 28,52 miliar per semester I-2023. Jumlah ini turun 13,57% dari penjualan bersih di semester I-2022 sebesar Rp 33 miliar.

Tak hanya penjualan bersih, laba tahun berjalan ESIP bahkan merosot 86,8%. ESIP hanya meraup laba bersih Rp 239,92 juta di semester pertama tahun ini dari Rp 1,8 miliar pada semester I-2022.

Secara rinci, seluruh pendapatan ESIP di periode ini merupakan pendapatan dari pelanggan domestik dengan nilai Rp 28,52 miliar. Selain itu, tidak terdapat penjualan kepada pelanggan yang nilai penjualannya melebihi 10% dari pendapatan bersih.

Baca Juga: Sinergi Inti (ESIP) Bukukan Kenaikan Laba Bersih 85,5% per Kuartal III-2022

Beban pokok penjualan yang turun 7,62% menjadi Rp 26,79 miliar dari sebelumnya Rp 29 miliar. Meski beban pokok turun lebih kecil ketimbang pendapatan, laba kotor ESIP turun 56,96% menjadi Rp 1,73 miliar.

Memang, sejumlah beban yang ditanggung ESIP cenderung turun. Misalkan, beban usaha yang turun 12,41% dari Rp 1,53 miliar di semester I-2022 menjadi Rp 1,34 miliar di semester I-2023. Beban keuangan pun 83,52% menjadi hanya Rp 106,54 juta.

Tetapi, penurunan penjualan tetap memberikan kontribusi terbesar pada penurunan laba Sinergi Inti Plastindo.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×