kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Lippo Siap Garap Taman Ria Senayan


Selasa, 09 Maret 2010 / 20:12 WIB


Reporter: Nadia Citra Surya |



JAKARTA. Tak hanya bersemangat menjalankan bisnis properti, Grup Lippo juga makin bergairah menggarap bisnis tempat hiburan dan mall. Setelah membukukan total pengelolaan terhadap 25 mall di seluruh Indonesia, Divisi Lippo Mall kini juga tengah mengincar sedikitnya empat lokasi mall tambahan.

Selain melirik sebuah lokasi di Kuta Bali, Lippo Mall juga dipastikan akan menjadi operator Pusat perbelanjaan yang akan berdiri di Super Blok Kemang Village dan St Moritz garapan PT Lippo Karawaci. Nah, yang menarik kawasan Taman Ria Senayan yang selama ini terbengkalai juga bakal menjadi lahan bisnis baru grup Lippo.

"Kami akan coba tangani Taman Ria Senayan mulai tahun ini," ujar Leigh Regan, Director of Leasing Lippo Malls kepada KONTAN. Pengakuan Regan tersebut sekaligus mematahkan kabar yang menyebutkan bahwa pusat hiburan yang sejak 1997 dikelola oleh PT Ariobimo Laguna itu akan diserahkan pada Yayasan Gelora Bung Karno.

Meski enggan menyebutkan besaran investasi yang akan digunakan untuk melakukan akuisisi Taman Ria Senayan, Regan menyebutkan bahwa pihaknya tengah mematangkan konsep untuk penataan lokasi tersebut. "Kami lihat trennya mengarah pada modern mall, food and beverage, dan life style entertainment," kata Regan.

Taman Ria Senayan yang saat didirikan pada tahun '70an tadinya bernama Taman Ria Remaja. Setelah sempat menjadi pusat hiburan ternama, pamor tempat bermain yang berada di utara Gelora Bung Karno itu pun mulai meredup pamornya tergerus popularitas tempat hiburan lain. Lokasi seluas lebih dari 11 hektare ini pun makin terbengkalai dipertengahan tahun '90an.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×