kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.669.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.923   13,00   0,08%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

LMD gandeng Supermicro luncurkan server private cloud


Selasa, 27 September 2011 / 18:00 WIB
ILUSTRASI. Para bankir tetap menjalankan ibadah dengan protokol kesehatan di tengah pandemi


Reporter: Maria Rosita | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Lintas Media Danawa (LDM), anak usaha Lintasarta bekerjasama dengan produsen server Supermicro meluncurkan paket private cloud. Produk ini mendorong pemakai menciptakan virtual server dan bisa menghemat pengeluaran perusahaan untuk pembelian server hingga 50%.

Peluncuran produk ini sebagai jawaban dari tingginya penggunaan aplikasi teknologi informasi (TI) di perusahaan, sebab setiap pengguna bisa mengelola sendiri servernya.

Fachim, Kepala Pengembangan Layanan LMD, bilang, saat ini sudah ada tiga perusahaan privat dan 18 perusahaan yang bergerak di bidang game dan media yang tertarik dengan produknya.

Riset Forester Research dan Gartner menunjukkan, perusahaan menengah ke atas cenderung akan beralih menggunakan private cloud pada 1 hingga 2 tahun ke depan.

LMD membanderol produk ini mulai dari US$ 32.000 per unit untuk on location private cloud dan manage private cloud kapasitas 10 tetrabyte storage plus memori 48 gigabyte. Sedangkan sewa sekitar Rp 30 juta saban bulan dengan internet bandwith 2 megabytepersecond.

Sampai akhir tahun LMD menargetkan bisa menjual 30-40 unit. “Penjualan supermicro diharapkan bisa menopang pertumbuhan penjualan LMD hingga 30% tahun ini dibandingkan tahun lalu,” ujarnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×