kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

LRT Palembang hanya operasikan 8 rangkaian


Jumat, 27 Oktober 2017 / 05:50 WIB
LRT Palembang hanya operasikan 8 rangkaian


Reporter: Dimas Andi | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - PALEMBANG. Walau proyek Light Rapid Transit (LRT) di Palembang, Sumatera Selatan, ditargetkan rampung bulan Juni 2018, jumlah rangkaian yang akan beroperasi pada saat itu baru mencapai delapan.

Mas'udi Jauhari, Kepala Utama Proyek LRT Palembang mengatakan pihak PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) sejauh ini baru memesan 8 rangkaian LRT kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI). Padahal jumlah yang direncanakan akan beroperasi mencapai 22 rangkaian.

"Soalnya pembangunan LRT sendiri dilakukan secara bertahap," katanya ketika ditemui KONTAN pada Kamis, (26/10).

Ia melanjutkan, 8 rangkaian LRT tersebut diprioritaskan untuk kepentingan ajang Asian Games yang berlangsung Agustus 2018. Jumlah rangkaian LRT yang beroperasi dijadwalkan baru benar-benar lengkap pada akhir tahun depan.

Mas'udi pun mengaku belum mengetahui secara detail perkembangan terkini mengenai 8 rangkaian LRT yang dipesan oleh pihaknya. Namun, ia menargetkan di bulan November nanti prototipe rangkaian LRT akan diluncurkan.

"Kami akan koordinasikan lagi dengan PT KAI selaku penyedia sarana kereta," imbuhnya.

Kata Mas'udi, karena baru ada 8 rangkaian LRT yang beroperasi di masa-masa awal peresmiannya, jarak kedatangan (headway) antar rangkaian LRT diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 16 menit. Padahal, dalam rencananya, headway antar rangkaian LRT hanya mencapai 4 menit.

Proses pembangunan LRT Palembang sendiri hingga 20 Oktober telah mencapai 68,05%. Akhir Desember nanti, perkembangan proyek bernilai Rp 10,9 triliun tersebut ditargetkan mencapai 80,82%.

Adapun jalur LRT Palembang akan membentang dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin hingga Komplek Olahraga Jakabaring dengan jarak 23,40 km.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×