kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Mayora Indah belum akan meluncurkan portofolio baru untuk produk AMDK


Senin, 16 Juli 2018 / 16:03 WIB
ILUSTRASI. Le Minerale


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemegang merek air minum dalam kemasan (AMDK) Le Minerale, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) saat ini berfokus pada produk yang sudah tersedia. Perusahaan ini juga belum akan menambahn stock keeping unit (SKU) baru untuk portofolio produk tersebut. 

Febri Hutama, Marketing Manager RTD Coffe & Water PT Mayora Indah Tbk mengatakan, saat ini Le Minerale telah memiliki beberapa varian produk dengan ukuran 330 milliliter (mL), 600 mL dan 1,5 Liter. 

Sedangkan AMDK jenis galon belum dijajal oleh perusahaan. "Kami pasti lakukan riset pasar dahulu kalau memang mau luncurkan jenis galon," katanya usai ditemui launching Le Minerale dukung Gerakan Indonesia Sehat 2018, Senin (16/7). 

Kata Febri, Le Minerale ukuran 600 mL masih mendominasi penjualan. Meski MYOR enggan merinci besaran porsi penjualan AMDK ukuran tersebut. Kedepannya, MYOR mengaku akan menghadapi kompetisi yang ketat lantaran jumlah pemain AMDK yang kian menjamur. 

Untuk dapat menarik pasar, perusahaan ini aktif melakukan kampanye lewat event-event kesehatan. Dengan cara itu, diharapkan dapat meningkatkan brand awareness kepada calon konsumen.

MYOR memproduksi AMDK lewat perusahaan yang terafiliasi dibawah grup Mayora, PT Tirta Fresindo Jaya yang diketahui telah memiliki beberapa lini produksi diberbagai daerah. 

Menurut catatan Kontan.co.id, MYOR memiliki beberapa pabrik AMDK antara lain di Sukabumi, Pasuruan dan Makassar. Dimana total kapasitas produksinya mencapai 1 juta karton per bulannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×