Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin meluas di dunia kerja. Tak hanya untuk meningkatkan produktivitas, perusahaan juga menggunakan teknologi ini untuk menilai kemampuan karyawan hingga menentukan calon pemimpin.
Bagi perusahaan, kesalahan dalam menempatkan seseorang, terutama pada posisi kepemimpinan, dapat berdampak pada kinerja bisnis. Maka, butuh metode penilaian yang mampu memberikan gambaran mengenai kompetensi dan kesiapan karyawan.
Melihat kebutuhan tersebut, Daya Dimensi Indonesia, bagian dari Dayalima Group, memperkenalkan PortrAI. Ini merupakan pendekatan assessment center berbasis AI untuk membantu perusahaan menilai kompetensi dan kesiapan sumber daya manusia (SDM).
Teknologi ini memungkinkan perusahaan melakukan simulasi pekerjaan secara interaktif. Sekaligus mengumpulkan dan menganalisis informasi mengenai perilaku serta keputusan pesert,a selama proses penilaian.
Baca Juga: Paramount Luncurkan Produk Hunian Altadena Prime, Harga Mulai Rp 4,4 Miliar
Co Founder Daya Dimensi Indonesia, Vina G. Pendit mengatakan, assessment memiliki peran penting dalam mengurangi risiko kesalahan perusahaan ketika memilih calon pemimpin.
“Assessment memilih orang yang tepat untuk memimpin merupakan bagian dari mitigasi risiko,” ujar Vina dalam keterangannya, Kamis (15/10).
Head of Future of Work Daya Dimensi Indonesia, Maharani Syahratu Kertapati mengatakan, kemampuan teknologi harus dibedakan dengan validitas hasil assessment.
Dalam PortrAI, AI berfungsi membantu mengumpulkan dan mengolah informasi. Sementara interpretasi hasil serta keputusan akhir tetap menjadi tanggung jawab asesor manusia.
Teknologi ini ditujukan untuk berbagai kebutuhan perusahaan, mulai dari penilaian kompetensi karyawan, promosi jabatan, hingga perencanaan suksesi kepemimpinan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














