kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Mengolah Laba dari Olahan Waluh


Senin, 01 Februari 2010 / 18:17 WIB


Reporter: Rizki Caturini

Buah waluh sudah menjadi salah satu buah yang menjadi favorit masyarkat. Selain memiliki rasa daging yang manis, waluh memiliki berbagai macam zat berkhasiat.

Daging waluh yang berwarna oranye terjandung berbagai macam zat yang berguna bagi tubuh seperti : arginin, asparagine, carotenen, kalsium, besi, sodium, hingga vitamin A, B dan C.

Malah daging waluh ini dipercaya bisa mencegah penyakit ginjal, jika dikonsumsi 5-10 gram biji wuluh sebagai camilan per hari. Sehingga pamor waluh tidak akan pernah surut.

Slamet, petani waluh sekaligus pengolah waluh dari kecamatan Getasan, Salatiga berinovasi membuat buah waluh menjadi berbagai macam panganan dan minuman olahan.

Ia bisa membuat geplak waluh, bakpia waluh, wingko waluh dan kuaci waluh. Selain itu waluh pun bisa ia olah menjadi emping, tepung bahkan sirup rasa waluh. "Saya ingin mengangkat buah waluh menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi," ujarnya.

Sekaligus ia ingin membantu meningkatkan kehidupan masyarakat kecamatan Getasan, Salatiga yang menjadi pusat penghasil buah waluh di Jawa Tengah. Harga geplak waluh ia banderol Rp 28.000 per kilogram(kg). Sementara sirup rasa waluh ia jual Rp 14.000 per botol.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×