kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Mengolah Laba dari Olahan Waluh


Senin, 01 Februari 2010 / 18:17 WIB


Reporter: Rizki Caturini |

Buah waluh sudah menjadi salah satu buah yang menjadi favorit masyarkat. Selain memiliki rasa daging yang manis, waluh memiliki berbagai macam zat berkhasiat.

Daging waluh yang berwarna oranye terjandung berbagai macam zat yang berguna bagi tubuh seperti : arginin, asparagine, carotenen, kalsium, besi, sodium, hingga vitamin A, B dan C.

Malah daging waluh ini dipercaya bisa mencegah penyakit ginjal, jika dikonsumsi 5-10 gram biji wuluh sebagai camilan per hari. Sehingga pamor waluh tidak akan pernah surut.

Slamet, petani waluh sekaligus pengolah waluh dari kecamatan Getasan, Salatiga berinovasi membuat buah waluh menjadi berbagai macam panganan dan minuman olahan.

Ia bisa membuat geplak waluh, bakpia waluh, wingko waluh dan kuaci waluh. Selain itu waluh pun bisa ia olah menjadi emping, tepung bahkan sirup rasa waluh. "Saya ingin mengangkat buah waluh menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi," ujarnya.

Sekaligus ia ingin membantu meningkatkan kehidupan masyarakat kecamatan Getasan, Salatiga yang menjadi pusat penghasil buah waluh di Jawa Tengah. Harga geplak waluh ia banderol Rp 28.000 per kilogram(kg). Sementara sirup rasa waluh ia jual Rp 14.000 per botol.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×