kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Mengolah Laba dari Olahan Waluh


Senin, 01 Februari 2010 / 18:17 WIB


Reporter: Rizki Caturini

Buah waluh sudah menjadi salah satu buah yang menjadi favorit masyarkat. Selain memiliki rasa daging yang manis, waluh memiliki berbagai macam zat berkhasiat.

Daging waluh yang berwarna oranye terjandung berbagai macam zat yang berguna bagi tubuh seperti : arginin, asparagine, carotenen, kalsium, besi, sodium, hingga vitamin A, B dan C.

Malah daging waluh ini dipercaya bisa mencegah penyakit ginjal, jika dikonsumsi 5-10 gram biji wuluh sebagai camilan per hari. Sehingga pamor waluh tidak akan pernah surut.

Slamet, petani waluh sekaligus pengolah waluh dari kecamatan Getasan, Salatiga berinovasi membuat buah waluh menjadi berbagai macam panganan dan minuman olahan.

Ia bisa membuat geplak waluh, bakpia waluh, wingko waluh dan kuaci waluh. Selain itu waluh pun bisa ia olah menjadi emping, tepung bahkan sirup rasa waluh. "Saya ingin mengangkat buah waluh menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi," ujarnya.

Sekaligus ia ingin membantu meningkatkan kehidupan masyarakat kecamatan Getasan, Salatiga yang menjadi pusat penghasil buah waluh di Jawa Tengah. Harga geplak waluh ia banderol Rp 28.000 per kilogram(kg). Sementara sirup rasa waluh ia jual Rp 14.000 per botol.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×