kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.945   34,00   0,19%
  • IDX 6.361   26,04   0,41%
  • KOMPAS100 836   0,27   0,03%
  • LQ45 631   -2,00   -0,32%
  • ISSI 220   2,40   1,10%
  • IDX30 355   -1,68   -0,47%
  • IDXHIDIV20 437   -4,44   -1,01%
  • IDX80 95   0,10   0,10%
  • IDXV30 119   0,16   0,14%
  • IDXQ30 113   -1,06   -0,93%

Merger dan akuisisi melonjak di H1


Kamis, 20 Juli 2017 / 23:31 WIB


Reporter: Handoyo | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Nilai kesepakatan merger dan akuisisi (M & A) oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia pada semester I tahun ini melonjak drastis. Laporan Duff & Phelps mengatakan, sepanjang paruh pertama tahun ini jumlah kesepakatan merger dan akuisisi tercatat mencapai US$ 4 miliar, atau meningkat 100% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Transaksi terbesar terjadi pada Tencent Holdings senilai US$ 1,2 miliar di unicorn Go-Jek. Investasi ini sedikit lebih besar daripada investasi investasi Lazada di Alibaba senilai US$ 1 miliar. Disusul urutan kedua, akuisisi saham perusahaan Malaysia Felda Investment Corporation di Eagle High Plantations senilai US$ 500 juta.

Selanjutnya, inveatasi BP ke Proyek Tanggung LNG sebesar US$ 313 juta, investasi Waskita oleh Taspen dan Sarana Multi Infrastruktur US$ 262 juta dan akuisisi Baskhara Utama Sedaya oleh Astra International US$ 260 juta.

Proses merger dan akuisisi yang tidak kalah penting adalah kesepakatan Dairi Prima Mineral senilai US$ 199 juta, investasi Medco Energi ke Inpex Natuna US$ 167 juta dan investasi Grab di Kudo US$ 100 juta. Dari total 81 transaksi M & A di semester I tahun ini yang deal, teknologi merupakan sektor terbesar yakni sebesar 32%, diikuti oleh pertanian 17%, industri 16%, dan energi 6%.

Bila dilihat secara total, terdapat 118 transaksi di M & A yang melibatkan ekuitas swasta, modal ventura, dan IPO senilai $ 4,7 miliar selama paruh pertama tahun ini. Sementara itu, negara tetangga Malaysia dan Singapura masing-masing melaporkan 256 dan 485 proses M & A dengan nilai kesepakatan masing-masing sebesar $ 9,4 miliar dan $ 42,6 miliar.

Srividya Gopalakrishnan, managing director Duff & Phelps, mengatakan dengan banyaknya proses M & A di wilayah ini menunjukkan adanya pertumbuhan ekonomi yang kuat. "(Wilayah tersebut telah menunjukkan) pertumbuhan yang kuat," kata Srividya dalam laporannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×